Basuki Hadimuljono Meninjau Lokasi Longsor di Kawasan Puncak Bogor

- Redaksi

Selasa, 6 Februari 2018 - 18:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bogor – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau lokasi longsor di kawasan Puncak, Bogor. Ia mengatakan akan mengatur ulang tata ruang di kawasan ini.

Pantauan di lokasi longsor, Riung Gunung, Bogor, Selasa (6/2/2018), Basuki tiba sekitar pukul 10.40 WIB.

“Untuk longsor di lokasi yang tadi, Gunung Mas ya, kita sudah assesment cepat. Bidang longsor dari tebing yang tadi gelincirnya atas tebing. Warung harus dikosongkan. Bahaya, itu tinggal nunggu longsor,” kata Basuki.

Ia menyebut akan dilakukan pengupasan terhadap tebing di lokasi tersebut. Setelah itu, kata dia, akan dibuat terasering untuk mencegah longsor terulang.

“Saya rencananya semua kami kupas, kalau nggak akan longsor. Karena sudah ketemu bidang gelincirnya, kami akan kupas semua, kami bikin terasering. Jalan kami geser ke kanan. Supaya bisa lewatkan sambil itu dikerjakan di bawah. Itu untuk titik pertama,” ujarnya.

Baca Juga :  Jabar Timur Berpotensi Menjadi Pusat Ibu Kota Provinsi

Menurutnya, ruang di kawasan puncak sudah banyak yang berubah fungsinya. Ia juga menyebut pemerintah berencana melebarkan jalan menuju puncak.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Serahkan Donasi Warga Rp. 1.279.399.000 Ke Kota Palu dan Donggala

“Ini daerah tata ruangnya banyak dipakai kami sedang rencanakan pelebaran jalur puncak. Sudah pendekatan dari Taman Safari. Pelebaran atau buat puncak 2. Di sidang kabinet ini prioritas, PKL akan ditempatkan di satu tempat untuk berjualan, banyak tanah BUMN sedang diinventarisasi,” ujar Basuki. (dul/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami