Jabar Timur Berpotensi Menjadi Pusat Ibu Kota Provinsi

- Redaksi

Senin, 2 September 2019 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

i

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

RJN, Bandung– Rencana pemindahan pusat pemerintahan atau Ibu Kota Provinsi Jawa Barat keluar Bandung, membuat daerah lain di Jabar mulai gencar mempromosikan diri. Terutam wilayah yang dinilai memiliki potensi menjadi ‘jantung’ pemerintahan di Jabar.

Salah satunya adalah Jawa Barat bagian Timur, pasalnya Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjadikan daerah ini masuk dalam daftar calon lokasi pemindahan pusat pemerintahan yang digabung dengan daerah sekitarnya yakni Cirebon-Patimban-Majalengka (Rebana).

Hal itu diperkuat dengan pernyataan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum yang menyatakan bahwa Jabar Timur (Cirebon dan sekitarnya) memiliki sarana dasar yang memungkinkan sebagai pusat pemerintahan Jabar yang baru. Namun, pihaknya menyerahkan seluruhnya kepada masyarakat.

Baca Juga :  News: Polemik Jual Beli Asset Gedung DPD Golkar Kota Bekasi

“Pindah dan tidaknya, kemudian pindahnya kemana, ini semua silahkan saja berkembang di masyarakat. Jadi, kami akan menangkap bersama-sama DPRD apa yang diinginkan masyarakat,” katanya, Senin (2/9/2019).

Untuk itu, pihaknya kini tengah memproyeksikan wilayah Jabar Timur menjadi Kawasan ekonomi Khusus (KEK).  “Memang sarana dasarnya sudah memenuhi. Oleh karena itu, sedang dikembagkan KEK,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ribuan Crosser Banjiri Waduk Darma dalam Jelajah Wisata Kuningan #1

Ia menyatakan, kerap kesulitan melakukan koordinasi dengan jajarannya karena Bandung kian padat, terlebih ia sendiri mulai merasa tidak kerasan berkantor di Gedung Sate.

“Sekalipun saya sudah merasa tidak betah di Gedung Sate karena macet karena lokasi dinas-dinas yang berjauhan, itu memang kami rasakan. Apalagi kalau ada perlu penting, manggil Kepala Dinas lama sekali sampainya karena itu tadi, dijalan macet,” terangnya.

Baca Juga :  Plt Bupati Cirebon: Kawasan Rebana Cocok Jadi Ibu Kota Jawa Barat

Ia mengungkapkan, pemindahan ibu kota provinsi atau pusat pemerintahan Jabar belum dibicarakan secara spesifik dan normatif bersama DPRD dan lainnya, hanya sebatas ide dari Pemerintah Provinsi.

“Tetapi ini hanya sebatas keinginan pemerintah. Artinya, rencana pemindahan ibu kota ini bukan  keinginan dari segelintir orang tapi harus menjadi keinginan bersama. Kalau dibahas dalam rakor bersama Gubernur dan Wakil Gubernur dan dinas-dinas lainnya sudah,” ungkapnya.

(asp/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Lantik 24 Pejabat, Tekankan Keterbukaan dan Respons Cepat
DCKTR Kabupaten Bekasi Dukung Program Rumah ASN Kemenimipas Lewat Sinergi Penyediaan Hunian
DCKTR Pastikan Pembangunan Infrastruktur 2026 Berjalan Sesuai Target
Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional
Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:20 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 24 Pejabat, Tekankan Keterbukaan dan Respons Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:36 WIB

DCKTR Pastikan Pembangunan Infrastruktur 2026 Berjalan Sesuai Target

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Berita Terbaru