AEZ “Pusing” Saat Dipanggil! Eks Dirut Tirta Bhagasasi Mangkir di Kasus Korupsi Rp4,5 M

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AEZ, mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi, kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemasangan sambungan air yang merugikan keuangan negara sekitar Rp4,5 miliar.

i

AEZ, mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi, kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemasangan sambungan air yang merugikan keuangan negara sekitar Rp4,5 miliar.

CIKARANG – Nama AEZ, mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi, kini menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemasangan sambungan air dengan kerugian negara mencapai Rp4,5 miliar.

Namun, alih-alih memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, AEZ justru mangkir dengan alasan sakit. Sikap ini memicu tanda tanya di tengah pengusutan kasus yang menyeret jajaran pimpinan perusahaan daerah tersebut.

Baca Juga :  Viral! Ratusan Warga Grudug Rumah H. Ajan, Desak Maju Lagi di Pilkades Cipayung 2026

AEZ tidak sendirian. Ia diduga berperan bersama MSB dan RF, dua pejabat di bagian pemasaran, dalam praktik penarikan biaya pemasangan sambungan air yang tidak sesuai aturan.

Modusnya, sebanyak 21 calon pelanggan yang mengajukan pemasangan jaringan air diduga dipaksa membayar biaya tinggi melalui mekanisme di luar ketentuan resmi. Meski keberatan, para korban tetap membayar karena kebutuhan air yang mendesak.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Sambut Korban TPPO Kamboja, Ingatkan Warga Waspada Tawaran Kerja Ilegal

Dana yang terkumpul disebut-sebut mengalir ke rekening khusus yang telah disiapkan, sebelum akhirnya diduga dinikmati untuk kepentingan pribadi para tersangka, termasuk AEZ.

Akibat praktik tersebut, negara mengalami kerugian hingga Rp4.506.920.372.

Sementara dua tersangka lain telah lebih dulu ditahan, posisi AEZ kini menjadi perhatian lantaran belum diperiksa sebagai tersangka. Penyidik memastikan pemanggilan ulang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Terima Dua Nama Calon Wakil Bupati

Kasus ini pun masih terus dikembangkan. Kejari Bekasi membuka kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terseret, seiring pengumpulan alat bukti tambahan.

Skandal ini menjadi tamparan keras bagi pengelolaan perusahaan daerah, sekaligus menegaskan bahwa praktik korupsi di sektor layanan publik masih menjadi ancaman serius.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Air Bersih Bekasi! 3 Pejabat Jadi Tersangka, Rp4,5 Miliar Diduga Raib
Resmi Daftar Pilkades, Rusman S.H Diantar Sekitar 1.000 Warga ke Sekretariat Panitia
300 Talenta Muda Bekasi Siap Masuk Industri Digital
Berkas Lengkap, Kejari Bekasi Tahan Anggota DPRD NY dan Dua Tersangka Kasus Pengeroyokan
Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 130 Ribu Liter Air Bersih ke Karangsegar
Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:50 WIB

AEZ “Pusing” Saat Dipanggil! Eks Dirut Tirta Bhagasasi Mangkir di Kasus Korupsi Rp4,5 M

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Skandal Air Bersih Bekasi! 3 Pejabat Jadi Tersangka, Rp4,5 Miliar Diduga Raib

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:43 WIB

Resmi Daftar Pilkades, Rusman S.H Diantar Sekitar 1.000 Warga ke Sekretariat Panitia

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

300 Talenta Muda Bekasi Siap Masuk Industri Digital

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:39 WIB

Berkas Lengkap, Kejari Bekasi Tahan Anggota DPRD NY dan Dua Tersangka Kasus Pengeroyokan

Berita Terbaru

XLSMART bersama BBPVP Bekasi membekali 300 talenta muda melalui program Future Ready untuk meningkatkan kompetensi, kesiapan kerja, dan membuka peluang karier di era digital.

Bekasi

300 Talenta Muda Bekasi Siap Masuk Industri Digital

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:09 WIB