Fraksi PPP DPRD Kota Bekasi Tanggapi Polemik Kenaikan PBB

- Redaksi

Sabtu, 16 Maret 2019 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bekasi yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Bekasi Muhammad Said.

i

Anggota DPRD Kota Bekasi yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Bekasi Muhammad Said.

RJN, Bekasi – Anggota DPRD Kota Bekasi yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Bekasi Muhammad Said menegaskan dirinya akan mencoba berkomunikasi dan melobi para pimpinan Fraksi di DPRD Kota Bekasi untuk mencari jalan keluar terhadap polemik adanya kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mengalami kenaikan hingga 400 persen.

Terkait upaya ini, Said menuturkan bahwa dirinya saat turun ke masyarakat banyak keluhan adanya kenaikan Pajak PBB tersebut.

“Tentunya kami sebagai wakil rakyat berkeinginan agar ada solusi terbaik terkait hal ini (kenaikan Pajak PBB),” ucap politisi kawakan yang pada Pileg 2019 ini akan maju menjadi Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan Kota Bekasi dan Depok pada Minggu (03/03) saat menggelar Jaring Aspirasi Masyarakat.

Baca Juga :  Operasi Pasar Murah Terus Berlanjut, Antrian Pembelian Beras Berjalan Tertib Dan Lancar

Said menceritakan bahwa, proses pembahasan kenaikan Pajak PBB memang sebelumnya sudah di bahas di DPRD Kota Bekasi bersama dengan eksekutif, namun begitu kata pria yang akrab di sapa Cemong ini ada beberapa objek pajak yang memang dikenakan kenaikan pajak PBB yaitu pajak untuk perumahan dan permukiman.

Baca Juga :  Perumnas dan Grand Sentraland Karawang Sosialisasi Bahaya Narkoba

“Seingat saya waktu di bahas itu tidak semua objek pajak naik, seperti yang jauh dari akses jalan utama,”bebernya.

Pun begitu, Said meminta kepada masyarakat untuk tetap menyikapi dengan bijak terkait hal ini. Ia pun berjanji dan akan segera merumuskan bersama dengan ketua fraksi di DPRD Kota Bekasi untuk bisa mengambil sikap yang terbaik untuk masyarakat.

“Kita lagi upayakan bersama dengan ketua fraksi lainnya, dan mudah-mudahan bisa menemukan solusi yang terbaik,”tegasnya.

Baca Juga :  Ketua Umum Partai Golkar Optimis GEMA MKGR menjadi Garda Terdepan Gaet Suara Pemilih Pemula

Menyikapi hal tersebut, salah satu masyarakat di Kota Bekasi, Fajar mengaku keberatan dengan adanya kenaikan pajak PBB. Rumahnya yang berada di dalam dan jauh akses dari jalan utama harus disamakan kenaikan pajaknya dengan tanah warga yang lokasinya lebih strategis dan berada di depan jalan utama.

“Memang kami sangat keberatan dengan adanya kenaikan pajak PBB yang sangat drastis, kami minta DPRD bisa memperjuangkan kenaikam PBB agar bisa lebih ringan,” tutup Fajar. (Adv/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami