BPBD Kuningan Belum Tetapkan Darurat Kekeringan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 28 Juni 2019 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Kendati ribuan hektare sawah terancam puso atau gagal panen akibat kemarau, BPBD Kabupaten Kuningan belum menetapkan darurat kekeringan. Saat ini, pihak BPBD masih memantau kekeringan yang berpotensi meluas jika kemarau terus berkepanjangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Agus Mauludin menuturkan, kini BPBD masih berkoordinasi dengan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk menyiapkan berbagai antisipasi, jika kemarau berlangsung lama. BPBD tetap mewaspadai beberapa daerah yang dinyatakan rawan kekeringan saat musim kemarau tiba.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-20, DWP Kabupaten Bekasi Gelar Beragam Lomba

“Wilayah itu diantaranya Kuningan bagian timur, seperti Karangkancana, Ciawigebang, Cidahu, Cibingbin dan lainnya. Untuk kemarau tahun ini, kami masih berkoordinasi dengan BMKG serta menyiapkan antisipasi bantuan air,” terangnya, Kamis (27/6/2019).

ADVERTISEMENT

ads"/ https://rakyatjabarnews.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240720-WA0020.jpg

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kuningan, agar dapat menyiapkan air bersih jika dibutuhkan oleh warga di daerah terdampak kekeringan. Kebutuhan air bersih itu untuk dipergunakan aktivitas sehari-hari warga, misalnya kebutuhan MCK maupun air minum.

Baca Juga :  Jelang Mudik, PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 4 KA Tambahan

“Kami berharap dampak kemarau tahun ini lebih kecil ya. Kami juga menghimbau, agar pemerintah desa segera lapor jika mengalami krisis air atau butuh bantuan air bersih bagi warganya,” ucapnya.

Soal kebutuhan air konsumsi sendiri lanjutnya, tahun lalu mensuplai sebanyak 1 juta liter lebih dari beberapa pihak terkait baik swasta maupun pemerintah. Bahkan, pihaknya siap membantu jika ada kebutuhan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. 

(dri/rjn)

Berita Terkait

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat
Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Perkerasan Jalan Tol Ruas Jakarta-Tangerang
Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi
Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis
Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88
Capai Progress 44%, PT JMRB Siap Hadirkan Ruang Komersial dan Ruang Terbuka Hijau
Sekda Serahkan Penghargaan Kepada Pemenang Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2024
PMPL RT-RW Kabupaten Bekasi Deklarasi Dukung Ade Kunang, Usul Budi MM PKS jadi Wakil Bupati Bekasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:22 WIB

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:59 WIB

Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Perkerasan Jalan Tol Ruas Jakarta-Tangerang

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:32 WIB

Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:12 WIB

Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:59 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88

Berita Terbaru

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan panduan untuk memudahkan kedatangan dan menjadikan waktu berburu mobil baru jadi lebih menyenangkan.

Bisnis

Suzuki Berikan Tips di Pameran GIIAS 2024, Ini Tipsnya !

Sabtu, 20 Jul 2024 - 17:54 WIB

Foto : Partai Amanat Nasional Kota Bekasi Resmi Rekomendasi Tri Adhianto Calon Walikota Bekasi 2024.

Bekasi

Mas Tri dari Dapat Surat Rekomendasi dari PAN

Sabtu, 20 Jul 2024 - 16:03 WIB