2 Warga Desa Bojongggaling Meninggal Keracunan Makanan

- Redaksi

Kamis, 12 September 2019 - 22:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ilustrasi.

i

Ilustrasi.

RJN, Sukabumi – Ratusan warga di Desa Bojonggaling Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi keracunan usai menyantap hidangan syukuran di salah satu kampung di desa itu pada Rabu (11/9/2019). Dua orang tewas diduga karena keracunan tersebut.

Dua orang warga tewas itu, satu diantaranya dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan Ratu yakni seorang anak berusia 9 tahun. Dia sempat dirawat di Puskesmas Bantargadung namun karena kondisinya kritis, ia dirujuk ke RS Pelabnuhan Ratu.

Baca Juga :  Grand Metropolitan Jadi Tempat Serbuan Warga? Ada Apa?

“Korban meninggal anak usia 9 tahun. Sebelumnya dirujuk dari Puskesmas Bantargadung,” kata Humas RSUD Pelabuhan Ratu, Billy Agustian di Sukabumi, Kamis (12/9/2019)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, korban tewas lainnya diduga karena keracunan bernama  Dewi Agung (37), masih warga Desa Bantargadung. Ia juga sempat dirawat di puskesmas setempat kemudian dirujuk ke RSUD Sekarwangi, Cibadak.

Baca Juga :  Ketua RT di Polisikan Gara-gara Dituding Melakukan Perusakan Selokan Air

“Pasien atas nama Dewi Agung meninggal dunia sekitar pukul 12.55 WIB. Kondisi pasiennya kritis karena infeksi nya berat,” ujar Humas RSUD Sekarwangi, Ramdansyah, dikutip dari Detik.com.

Camat Bantargadung, Munawar mengatakan, hingga saat ini pasien diduga keracunan mencapai 135 orang. 24 orang dirawat Rumah Sakit Pelabuhan Ratu dan 212 orang di RS Sekarwangi.

“Sisanya sudah pulanhg dan mendapat perawatan di rumah,” kata dia. Untuk memastikan penyebab pasti kematian dua orang tewas itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut

Baca Juga :  Lumbung Padi 'Leuit' di Komplek Pemkab Bekasi Menjadi Misteri

Ia mengatakan, berdasarkan laporan yang ia terima, santapan terakhir warga sebelum keracunan yakni  menyantap hidangan dari sebuah acara syukuran di rumah warga. Puluhan warga yang diduga mengalami keracunan ini mengeluhkan gejala yang sama, seperti mual, muntah, pusing hingga sering buang air.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
Maxim Gelar Zumba Akbar Perdana, Siapkan Ratusan Doorprize dan Voucher Rp300 Ribu
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Senin, 20 Juli 2026 - 13:53 WIB

Maxim Gelar Zumba Akbar Perdana, Siapkan Ratusan Doorprize dan Voucher Rp300 Ribu

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami