12 Hari Oprasi Zebra Lodaya, Ini Jenis Pelanggarannya

- Redaksi

Senin, 12 November 2018 - 17:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Hari ini merupakan hari ke 12 Oprasi Zebra yang di gelar aparat Kepolisian di berbagai daerah di seluruh Wilayah NKRI. Seperti halnya Oprasi Zebra yang digelar jajaran kepolisian Polres Cirebon.

Dijelaskan Panit 1 Unit Lantas Polsek Lemahabang, Ipda Soleh Siswoyo, SH jika Oprasi Zebra Lodaya yang digelar diwilayah hukum Polsek Lemahabang berhasil menjaring pelanggar yang tidak memakai helm.

Baca Juga :  Jasa Marga Catat 149 ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

“Kami melakukan Oprasi Zebra Lodaya sesuai SOP yang telah ditentukan pimpinan, dari 7 point sasaran utama dalam Oprasi Zebra ternyata pelanggaran di dominasi oleh pelanggar yang tidak memakai helm dan setelah dilakukan pemeriksaan banyak yang tidak memiliki SIM”. Ungkapnya pada Jurnalis media rakyatjabarnews.com saat ditemui di Mapolsek Lemahabang Cirebon, Senin (12/11/2018).

Masih menurut Ipda Soleh Siswiyo, SH usaha meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sudah sering dilakukan oleh pihak Kepolisian, baik melalui media cetak maupun elektronik juga melalui pembinaan dari anggota polri yang ditugaskan sebagai bhabinkabtimbas di setiap Desa agar masyarakat tertib dalam berlalu lintas dan mematuhi undang undang lalu lintas tahun 2009.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru Imlek, Harper Cikarang Hadirkan Oriental Fast

“Boleh dibilang rendahnya kesadaran masyarakat di wilayah hukum Lemahabang dan sekitarnya tidak patuhnya terhadap UU Lalu Lintas, menjadi penyebab banyaknya para pelanggar yang terjaring dalam oprasi zebra lodaya tahun ini”.

Ipda Soleh berharap dengan digelarnya oprasi zebra dapat menjadi sadar dalam menaati aturan berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Cirebon, “tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB