XL Axiata Dorong Swasta Tingkatkan Pemberdayaan Pekerja Perempuan

- Redaksi

Jumat, 24 September 2021 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Jakarta – Peran sektor swasta dalam memperjuangkan kesetaraan gender semakin penting dan mendesak di era digitalisasi industri saat ini. Untuk itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berupaya mendorong pelaku dunia usaha swasta untuk meningkatkan pemberdayaan pekerja perempuan guna meminimalisir dampak digitalisasi dan otomatisasi terhadap eksistensi mereka. Data dari World Economic Forum menunjukkan, proporsi pekerja perempuan yang bekerja pada bidang teknologi baru masih sangat minim. 

 Direktur & Chief Strategic Transformation and Information Officer XL Axiata, Yessie D. Yosetya, yang juga menjabat selaku Chair dari G20 EMPOWER mengatakan, “Dunia kerja telah berubah dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang didorong oleh penerapan otomatisasi dan digitalisasi yang terus meningkat, serta akibat dari pandemi Covid-19 yang telah mengubah arah berbagai bidang industri dan profesi. Perkembangan ini memunculkan dampak yang besar pada banyak kelompok masyarakat di seluruh dunia, termasuk kemungkinan memberikan efek negatif bagi kalangan pekerja perempuan di mana proporsi kesetaraan gender mereka di bidang digital masih sangat kurang.”

Baca Juga :  Perayaan Idul Adha 1445 HMTXL Axiata Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

 Laporan The World Economic Forum’s Future of Jobs 2020 mengungkapkan bahwa 84% pengusaha mempercepat agenda digitalisasi mereka dan 50% pengusaha berniat untuk mempercepat otomatisasi di bidang pekerjaan. Perubahan ini kemungkinan akan mempercepat penghilangan serangkaian peran pekerjaan yang semakin tidak dibutuhkan di dalam dunia kerja baru, dan juga akan mempercepat penciptaan peran baru yang dapat mendorong terciptanya taraf kemakmuran di dunia kerja baru. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 Karena itu, kalangan pekerja perempuan perlu melakukan upaya ekstra agar tidak tertinggal, mengingat kesenjangan gender saat ini masih terdapat di beberapa bidang pekerjaan ilmiah dan teknis, serta keterampilan dalam kepemimpinan. Saat ini, kurang dari 20% pekerja teknologi adalah perempuan di banyak negara maju, dan hanya 1,4% pekerja perempuan yang memiliki pekerjaan mengembangkan, memelihara, atau mengoperasikan sistem TIK, dibandingkan dengan 5,5% pekerja laki-laki. 

Baca Juga :  XL HOME dan XL SATU Gandeng Shark Animation dan Narasi

 Dukungan yang terarah adalah faktor kunci dalam mencapai kesetaraan gender bagi kaum perempuan, menghilangkan hambatan ketidaksetaraan dan memungkinkan mereka melakukan transisi yang diperlukan di bidang pekerjaan yang lebih produktif dan bergaji lebih tinggi. Penelitian menyarankan bahwa sektor swasta harus berinvestasi lebih banyak dalam melatih kembali karyawan perempuan, atau bermitra dengan lembaga akademis lainnya untuk memperluas keterampilan dan kompetensi bagi perempuan yang mewakili sekitar 160 juta pekerjaan yang akan digantikan oleh sistem otomatisasi.

 “Sebagai Perwakilan G20 EMPOWER untuk Indonesia, saya berharap para pemimpin sektor swasta untuk bekerja sama dengan pemerintah kita untuk segera mempromosikan dan menerapkan kebijakan dan tindakan yang berpihak pada kesetaraan gender yang akan memungkinkan kaum perempuan untuk dapat ikut berpartisipasi di masa depan berbagai bidang pekerjaan, dengan mempersempit kesenjangan gender dan dengan mempercepat keterwakilan perempuan di tingkat pimpinan, terutama dalam kelompok pekerjaan yang kurang terwakili di mana pertumbuhan besar diperkirakan akan terjadi”, jelas Yessie lebih jauh.

Baca Juga :  Pj Bupati : Banjir Yang Terjadi di Wilayah Kabupaten Bekasi Kian Surut

 G20 EMPOWER merupakan aliansi yang diluncurkan pada Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Osaka, Jepang pada tahun 2019. G20 EMPOWER sendiri bertujuan untuk membangun dan mendukung jejaring sektor swasta di negara-negara anggota G20 dalam mengidentifikasi tantangan dan mendukung kesetaraan gender serta kemajuan kepemimpinan perempuan di sektor swasta. Keanggotaan G20 Empower Indonesia saat ini diwakili oleh focal point yang terdiri dari perwakilan Kemen PPPA RI, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan PT XL Axiata Tbk.

(ziz)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik
Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker
Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan
New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam
Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja
Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan
Energy Week 2026 Soroti Kolaborasi Lintas Sektor untuk Industri Energi Masa Depan
Soekarno Cup 2026, Banteng Jakarta FC Jadi Wadah Talenta Muda dan Regenerasi Sepak Bola

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:20 WIB

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik

Minggu, 6 September 2026 - 07:15 WIB

Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 15:50 WIB

Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan

Jumat, 4 September 2026 - 05:21 WIB

New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WIB

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB