Wow, Ada Dokter Cantik di Kegiatan Sosialisasi Mata TB di Sedong

- Redaksi

Rabu, 9 Mei 2018 - 07:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dokter Nurul Dwi R (24), kelahiran Jakarta yang lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung jati Cirebon mendapat tugas sebagai Dokter Internship di Puskesmas DTP Sedong Kabupatan Cirebon. Hal tersebut sebagai bagian dari proses pengabdian di masyarakat.

Ditemui di ruang prakteknya seusai sosialisasi Mata TB, dr. Nurul Dwi R. mengatakan jika penempatan dirinya di Puskesmas Sedong merupakan rangkaian program wajib dari dokter yang baru lulus uji kompetensi, di mana mereka harus mengikuti program dokter internship selama 1 tahun dari Kementrian Kesehatan, dan harus mengabdi di tengah masyarakat di mana ditugaskan.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Melalu Dinas Pariwisata Lakukan Pengawasan Terhadap Pelaku Usaha

“Dokter internship merupakan program dari pemerintah pusat untuk para dokter yang telah lulus uji kompetensi, dengan cara mengabdi di tengah masyarakat. Seperti program Mata TB itu salah satu program yang melibatkan para dokter internship,” jelasnya, Selasa (8/5).

Masih menurut Nurul, dirinya bersama 6 dokter lainnya mendapatkan tugas di Cirebon melalui pendaftaran online, dan untuk lamanya waktu pengabdian di Puskesmas Sedong hanya 4 bulan. Setelah itu, akan bertugas di RS Waled sesuai program dokter internship.

Sedangkan untuk projek mini dokter internship, merupakan program inovasi dalam rangka membantu program puskesmas agar masyarakat pengidap tuber colosis TBC tidak malu berobat.

Baca Juga :  Tak Ada Tenaga Ahli, 4 RS Di Bogor Lempar Bola Pasien Asal Cileungsi

“Kami pun melihat para kader di tiap desa perlu dukungan dari sisi sosialisasi Mata TB, karena di masyarakat itu sendiri masih melekat stigma negatif penyakit TBC itu penyakit kutukan, sehingga perlu edukasi pada para kader untuk menginformasikan pada pengidap TBC untuk tidak malu berobat di puskesmas,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional
Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa
Go-Woman.id Gelar Seminar UMKM Perempuan, Dorong Bisnis Rumahan Naik Kelas
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:06 WIB

Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:50 WIB

Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB