Wow, Ada Dokter Cantik di Kegiatan Sosialisasi Mata TB di Sedong

- Redaksi

Rabu, 9 Mei 2018 - 07:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dokter Nurul Dwi R (24), kelahiran Jakarta yang lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung jati Cirebon mendapat tugas sebagai Dokter Internship di Puskesmas DTP Sedong Kabupatan Cirebon. Hal tersebut sebagai bagian dari proses pengabdian di masyarakat.

Ditemui di ruang prakteknya seusai sosialisasi Mata TB, dr. Nurul Dwi R. mengatakan jika penempatan dirinya di Puskesmas Sedong merupakan rangkaian program wajib dari dokter yang baru lulus uji kompetensi, di mana mereka harus mengikuti program dokter internship selama 1 tahun dari Kementrian Kesehatan, dan harus mengabdi di tengah masyarakat di mana ditugaskan.

Baca Juga :  LGBT di Kabupaten Cirebon Tembus Hingga 664 Orang

“Dokter internship merupakan program dari pemerintah pusat untuk para dokter yang telah lulus uji kompetensi, dengan cara mengabdi di tengah masyarakat. Seperti program Mata TB itu salah satu program yang melibatkan para dokter internship,” jelasnya, Selasa (8/5).

Masih menurut Nurul, dirinya bersama 6 dokter lainnya mendapatkan tugas di Cirebon melalui pendaftaran online, dan untuk lamanya waktu pengabdian di Puskesmas Sedong hanya 4 bulan. Setelah itu, akan bertugas di RS Waled sesuai program dokter internship.

Sedangkan untuk projek mini dokter internship, merupakan program inovasi dalam rangka membantu program puskesmas agar masyarakat pengidap tuber colosis TBC tidak malu berobat.

Baca Juga :  Cara Daftar Program Skrining Kesehatan Gratis di Puskemas

“Kami pun melihat para kader di tiap desa perlu dukungan dari sisi sosialisasi Mata TB, karena di masyarakat itu sendiri masih melekat stigma negatif penyakit TBC itu penyakit kutukan, sehingga perlu edukasi pada para kader untuk menginformasikan pada pengidap TBC untuk tidak malu berobat di puskesmas,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Mohamad Ikhfar Tsalahuddin Jabat Assistant Director of Sales Harper Cikarang
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Mohamad Ikhfar Tsalahuddin Jabat Assistant Director of Sales Harper Cikarang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Berita Terbaru