Peringati HUT RI Ke-74, 580 Warga Binaan Lapas Klas I Cirebon Memperoleh Remisi

- Redaksi

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 21:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon– Memperingati HUT Kemerdekaan Ke-74 Republik Indonesia, ratusan penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cirebon mendapat pemotongan masa tahanan. Pengurangan masa tahanan, bervariasi tergantung dari regulasi.

Dari 580 warga binaan yang mendapat remisi, sebanyak 6 orang dinyatakan langsung bebas. Pemberian remisi kepada para narapidana ini sesuai dengan SK Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI no. PAS-984.PK.01.01.02.Tahun 2019 tentang Pemberian Remisi Umum 17 Agustus Tahun 2019 kepada Narapidana dan Anak Pidana.

Baca Juga :  Tropicana Slim dan InaSH Berkolaborasi, Ajak Masyarakat Indonesia Cegah Hipertensi melalui #BeatHypertension 2022

Kepala Lapas Klas I Cirebon, Agus Irianto mengatakan, remisi merupakan kewajiban bagi negara yang harus diberikan kepada warga yang tengah menjalani masa hukuman sesuai dengan UU. “Remisi diberikan kepada warga binaan yang memenuhi syarat, setelah Upacara Bendera HUT RI Ke-74 di Lapas,” katanya, Sabtu (17/8/2019).

Ia menjelaskan, 580 narapidana tersebut masuk dalam Remisi Umum I, dengan rincian sebanyak 86 orang mendapatkan remisi 6 bulan, 168 orang mendapatkan remisi 5 bulan, 117 orang, mendapatkan remisi 4 bulan, 125 orang mendapatkan remisi 3 bulan, 76 orang mendapatkan remisi 2 bulan, dan 8 orang mendapatkan remisi 1 bulan.

“Penghuni Lapas Klas I Cirebon berjumlah 779 orang. Lebih dari setengahnya mendapat remisi, yang langsung bebas ada 6 orang,” terangnya.

Baca Juga :  Jalan Rusak Imbas Mobilitas Proyek, Warga Desak Developer Tanggungjawab

Sementara, sebanyak 199 orang warga binaan tidak mendapat remisi karena belum memenuhi syarat, dan beberapa orang tengah menjalani hukuman seumur hidup, terpidana mati, dan pidana denda.

“Yang belum memenuhi syarat itu adalah mereka yang terpidana kasus Tipikor, terorisme, tindak pidana khusus, dan sedang menjalani Register F,” pungkasnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru