Tak Ada Tenaga Ahli, 4 RS Di Bogor Lempar Bola Pasien Asal Cileungsi

- Redaksi

Selasa, 10 Oktober 2017 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cileungsi – Dengan alasan tak memiliki tenaga ahli dan minimnya peralatan untuk penanganan sakit jantung maupun Pembuluh Darah di RS Mery cileungsi, pasien bernama Odeh binti Enin (54) warga RT01/RW05 Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, ini terlunta-lunta keluar dari rumah sakit mery tanpa rujukan ke rumah sakit lainnya, Senin (9/10/2017) kemarin.

Informasi dari keluarga pasien, bahwa kronologi penyakit pasien bagian kaki seperti lumpuh karna pembuluh darah tak mengalir ke bagian tubuh bawah.

Baca Juga :  Pengukuhan dan Peresmian Kantor RW 11 Rawalumbu

Pasien tersebut akhirnya dibawa keluarganya ke RS. Thamrin Cileungsi untuk mendapatkan penanganan pertama, dan kemudian oleh RS. Thamrin dirujuk ke RS.Polri Kramat Jati untuk mendapat penanganan pasien lebih lanjut, Selasa (10/10/2017) pagi.

“Pasien sakit sudah tiga bulan lebih pasien mengalami kelumpuhan dibagian kaki, kemarin pada senin pihak keluarga membawanya ke RS. Mery dari jam 3 sore sampai jam 5 sore saja. Pasien berada diruang UGD RS. Mery hanya dua jam saja berada disana kemudian pulang kembali tanpa rujukan ke rumah sakit lainnya,” terang bang Bombom (35) keluarga pasien.

Baca Juga :  Korem 063/SGJ Mengadakan Operasi Katarak Gratis di RS. Ciremai

Selain itu, sebelum ibu Odeh dibawa ke rumah sakit Mery sempat dibawa ke RS. Centra Medica dan rumah sakit yang berada di Cikaret cibinong, namun katanya kedua rumah sakit di cibinong tersebut tak bisa menangani pasien dikarenakan terkendala tenaga ahli dan peralatannya.

Kini, ibu Odeh binti Enin sudah dibawa ke RS. Polri Kramat Jati di Jakarta dengan menggunakan mobil siaga milik Desa Dayeuh.

Baca Juga :  Dokter Sebut Kecubung Bahaya dan Larangan Penggunaannya

Ini menunjukkan dalam bidang pelayanan kesehatan rumah sakit yang berada di wilayah kabupaten bogor, belum sepenuh dapat menangani masyarakat diberbagai macam penyakit – penyakit kronil lainnya. Dalam hal ini, melalui Dinas Kesehatan setempat keberadaan rumah sakit khususnya diwilayah cileungsi agar memiliki tenaga ahli maupun peralatan medis yang memadai. (red/RJN)

Laporan: Bombom (keluarga pasien)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026
Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung
Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Sejumlah Nomor Balap Sepeda Porprov Jabar 2026
ParagonCorp dan ITB Revitalisasi Dome Theater, Hadirkan Ruang Belajar Imersif
Daihatsu Raih Penghargaan CSR Jawa Barat 2026, Komitmen Pendidikan dan Lingkungan Tuai Apresiasi
Kota Bekasi Raih Predikat Fashion Terkini di Anugerah Fashion Show PKJB 2026
DPR Desak Taufiq Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Muncul Usulan Hukuman Kebiri
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:38 WIB

Kota Bekasi Borong Empat Medali di Kejurnas BMX Freestyle 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WIB

Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:59 WIB

Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Sejumlah Nomor Balap Sepeda Porprov Jabar 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 22:08 WIB

ParagonCorp dan ITB Revitalisasi Dome Theater, Hadirkan Ruang Belajar Imersif

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:41 WIB

Daihatsu Raih Penghargaan CSR Jawa Barat 2026, Komitmen Pendidikan dan Lingkungan Tuai Apresiasi

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama warga dan pengurus Kampung KB Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, usai memberikan apresiasi atas keberhasilan meraih Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Barat dan mewakili Jawa Barat pada penilaian tingkat nasional.

Pemerintahan

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada ASN saat sosialisasi Sistem Informasi BEETRI di BKPSDM Kota Bekasi sebagai upaya memperkuat budaya disiplin dan integritas aparatur.

Bekasi

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:00 WIB