Dampak Asap Pabrik, Warga Kampung Kosambi Kabupaten Bekasi Akui Banyak Mengalami Sesak Napas

- Redaksi

Kamis, 8 Februari 2018 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Kampung Kosambi, RT 001 RW 01 Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, banyak mengaku mengalami sesak nafas. Menurut warga, sakit yang dialami diduga dampak dari kepulan asap hitam dari cerobong asap pabrik peleburan baja di dekat permukiman mereka.

Karena tak kuat dengan kondisi yang dialami, akhirnya warga melalui ketua RT setempat melaporkan keluhannya kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjungbaru. Mereka meminta bantuan pengobatan gratis sekaligus pemeriksaan kesehatan bagi warga Kampung Kosambi.

Baca Juga :  Kakanwil Jabar Kemenkumham Harapkan Industri Tekstil di Lapas Kelas 1 Cirebon Terus Berkembang

“Kami menerima laporan dari warga dan minta diperiksa kesehatannya. Kami koordinasi dengan Pak Kades, langsung melaporkan keluhan warga ke Ibu Camat, agar bisa segera ditangani, saat ini warga yang datang sudah 100 orang lebih,” kata Sandang Ketua BPD Tanjungbaru, Rabu (7/2/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Camat Cikarang Timur, Ani Gustini mengatakan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pihaknya karena ada laporan jika warga di wilayah setempat banyak yang mengalami sesak napas.

Baca Juga :  Apel Siaga dan Patroli Pengawasan Masa Tenang

“Warga banyak yang mengeluh sesak nafas, saya langsung koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Cipayung serta Puskesmas Lemahabang untuk segera memeriksa kesehatan warga yang mengeluh sesak nafas,” kata Ani Gustini.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Tanjung Baru, Dudu Sumbali, mengaku khawatir dengan banyaknya warga yang mengeluh sesak napas.

“PT Waringin Jaya Steel Indonesia (WJSI) tidak mengindahkan kesepakatan yang sudah dibuat, karena masih tetap produksi,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil dan Motor di Bekasi, Satu Orang Meninggal Dunia

Padahal sebelumnya, keluhan warga mengenai kepulan asap hitam dari PT WJSI, sudah dilaporkan ke DPRD Kabupaten Bekasi, bahkan beberapa anggota Komisi III bersama dengan dinas terkait sudah meninjau langsung ke pabrik pengolahan baja itu.

“Seharusnya segera ada perbaikan, jangan bikin jengkel warga, buktinya hari Senin (5/2/2018) kemarin, warga sempat mendatangi PT WJSI, karena masih produksi, perusahaan itu jangan mancing-mancing emosi warga,” ucapnya. (Yto/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru