Tayangan data ANC memperlihatkan gender inequity, di mana ibu hamil di Indonesia Barat dan Tengah memiliki akses ANC 70%-90% yang lebih tinggi dari ibu hamil di provinsi-provinsi Indonesia Timur di mana ANC hanya antara 43% dan 68% (data BKKBN, 2018). Selain itu karena jumlah fasilitas kesehatan (faskes) primer swasta lebih banyak atau sama dengan faskes primer pemerintah (puskesmas), maka perempuan di Indonesia Barat dan Tengah juga bisa memilih ANC oleh bidan/dokter praktek swasta atau publik (puskesmas).
Jam buka puskesmas yang sangat pendek, membuat ibu hamil lebih nyaman untuk ke layanan ANC swasta. Namun karena mayoritas di Indonesia Timur adalah faskes public, maka mereka tidak dapat memilih. Pilihan (choice) merupakan hal yang memenuhi hak reproduksi perempuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Selanjutnya









