Untuk itu, dibutuhkan perhatian yang lebih kepada penyedia layanan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan mental. Lingkungan kerja pun memberikan resiko terinfeksi yang tinggi, tekanan untuk memberikan performa yang terbaik, kekurangan peralatan penunjang, hingga kurangnya waktu untuk bersosialisasi dengan keluarga dan teman. Beberapa hal tersebut menjadi ancaman kesehatan di tengah krisis saat ini, jelas Petra lebih jauh.
Sementara itu, Guru Besar Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Meiwita Budiharsana menjelaskan bahwa secara alami, perempuan berada pada kondisi paling rentan saat kehamilan dan persalinan. Laki-laki tidak akan pernah merasakan risiko kehamilan dan persalinan sehingga tidak memerlukan layanan Ante-Natal Care (ANC). Ukuran pemenuhan hak reproduksi perempuan harus melihat gap atau kesenjangan layanan ANC di berbagai wilayah Indonesia, atau gender inequity menurut lokasi tempat tinggal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Selanjutnya









