Women20 Gelar Pertemuan ke-3 di Banjarmasi

- Redaksi

Jumat, 25 Maret 2022 - 20:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Foto : Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, Deputi Kesetaraan Gender KPPPA RI, Lenny N. Rosalin, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sabirin Noor bersama istri pada pembukaan pertemuan ketiga W20 yang digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (23/3). Fokus utama dari pertemuan W20 Banjarmasin ini adalah bagaimana mengedepankan respon isu kesehatan perempuan guna mendorong proses pemulihan di berbagai sektor.

i

Foto : Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, Deputi Kesetaraan Gender KPPPA RI, Lenny N. Rosalin, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sabirin Noor bersama istri pada pembukaan pertemuan ketiga W20 yang digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (23/3). Fokus utama dari pertemuan W20 Banjarmasin ini adalah bagaimana mengedepankan respon isu kesehatan perempuan guna mendorong proses pemulihan di berbagai sektor.

Untuk itu, dibutuhkan perhatian yang lebih kepada penyedia layanan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan mental. Lingkungan kerja pun memberikan resiko terinfeksi yang tinggi, tekanan untuk memberikan performa yang terbaik, kekurangan peralatan penunjang, hingga kurangnya waktu untuk bersosialisasi dengan keluarga dan teman. Beberapa hal tersebut menjadi ancaman kesehatan di tengah krisis saat ini, jelas Petra lebih jauh.

Baca Juga :  XL Axiata Perkuat Jaringan 4G Siap Dukung Kesuksesan PON XXI 2024 di Aceh - Sumut

Sementara itu, Guru Besar Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Meiwita Budiharsana menjelaskan bahwa secara alami, perempuan berada pada kondisi paling rentan saat kehamilan dan persalinan. Laki-laki tidak akan pernah merasakan risiko kehamilan dan persalinan sehingga tidak memerlukan layanan Ante-Natal Care (ANC).  Ukuran pemenuhan hak reproduksi perempuan harus melihat gap atau kesenjangan layanan ANC di berbagai wilayah Indonesia, atau gender inequity menurut lokasi tempat tinggal.

Baca Juga :  Tanti Herawati Reses ke III: Turun ke Akar Rumput, Dengar Langsung Denyut Warga Bekasi

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi
XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu
Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan
Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT
Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G
Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:01 WIB

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan

Berita Terbaru