Viral Warganya Hidup di Kandang Kambing, Ini Kata Kuwu Sindangkempeng

- Redaksi

Jumat, 6 Juli 2018 - 20:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Viralnya pasangan Didin (70) dan Jujun (36) serta anak semata wayangnya di media sosial karena tinggal di kandang kambing, membuat Kuwu Sindangkempeng, Mulyadi terkejut. Karena, program rutilahu di desanya sudah 100% tidak ada.

“Kami kaget tidak ada hujan tidak ada angin naik berita menghebohkan ada warga kami hidup di kandang kambing, padahal orang tuanya hampir tiap malam datang ke kantor Desa, namun tidak pernah cerita apa apa,” jelasnya saat ditemui di bilangan Desa Durajaya Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon, Jumat (6/7).

Baca Juga :  Ribuan Warga Lambangsari Hadiri Ceramah Mamah Dedeh

Namun, dirinya namun tidak tinggal diam. Setelah mengecek TKP dirinya langsung memasukan rumah yang terletak di Blok Pon Cibuluh Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon ke dalam program rutilahu. Dan hari itu juga, dirinya mengirim material pasir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di desa kami seharusnya sudah 100% bebas rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Baca Juga :  Camat Ini Menyayangkan Viralnya Keluarga yang Hidup di Kandang Kambing

Masih menurut Mulyadi, dirinya harus mengklarifikasi bahwa keluarga Didin bukan 4 Tahun tinggal di gubuk belakang rumah orang tuanya, namun baru 2 tahun. Dan ada miss komunikasi saja, karena pada tahun ini dirinya sudah menganggarkan pembangunan 4 rutilahu hasil Musrenbangdes. Jika saja ada ajuan keluarga Didin, pasti bisa ditambah 1 unit lagi.

Sebetulnya, lanjutnya, pihaknya sudah 3 tahun berturut-turut melakukan rutilahu dari tahun 2016 hingga tahun ini. Bahkan anggarannya pun dari berbagai instansi, baik itu Kemenpera maupun dari dana bantuan gubernur. Sedangkan untuk tahun ini, baru dibangun 4 rutilahu.

Baca Juga :  Deretan Hewan Ini Pernah Dimanfaatkan Saat Perang

“Adapun kejadian yang dialami oleh keluarga Didin itu hanya miss komunikasi saja, kerena tidak adanya usulan pada Musrenbang desa. Dan saya akan mengawasi langsung pembangunan rutilahu untuk Pak Didin,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami