Camat Ini Menyayangkan Viralnya Keluarga yang Hidup di Kandang Kambing

- Redaksi

Jumat, 6 Juli 2018 - 20:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Viralnya pasangan Didin (70) dan Jujun (36) serta anak semata wayangnya di media sosial karena tinggal di kandang kambing, sangat disayangkan oleh Camat Greged, Ikin. Karena, pemberitaan tersebut tidak seimbang dan tanpa klarifikasi, baik ke pihaknya maupun ke Pemerintah Desa setempat.

“Kami sangat menyayangkan berita yang menyudutkan banyak pihak dan kami perlu klarifikasi,” jelasnya saat berada di rumah Didin yang beralamat di Blok Pon Cibuluh Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon, Jumat (6/7).

Baca Juga :  Truk Pengangkut BBM Terbakar di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 51+400 Arah Jakarta

Ikin menjelaskan, bahwa keluarga Didin bukan hidup di kandang kambing, namun karena ada masalah dalam keluarganya akhirnya pindah ke tetangganya. Dan setelah itu, pihak saudara-saudaranya secara gotong royong membangunkan gubuk di belakang rumah orang tuanya.

Selain itu, juga adanya miss komunikasi dengan RT, yaitu tidak memasukan pengajuan rutilahu pada musyawarah desa.

“Kami segera berkoordinasi dengan pihak desa setempat dan UPT Puskesmas agar diprioritaskan pembangunan rutilahu dan memeriksa kesehatan keluarga Pak Didin,” pungkasnya.

Baca Juga :  TNI Bantu Dua Buruh Tani dalam Program Rutilahu

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Yanti (40), selaku saudaranya Jujun. Dia mengaku jika selama ini keluarga dan saudaranya membantu Didin dan Jujun semampunya, baik itu makan maupun swadaya membangunkan gubuk.

“Keluarga ini menikah siri, sehingga tidak memiliki Kartu Keluarga,” terangnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan

Berita Terbaru