Tidak Memiliki Paspor dan Izin Tinggal, WNA Asal Jerman Diamankan Petugas Imigrasi

- Redaksi

Selasa, 3 April 2018 - 12:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Indramayu – Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon bersama anggota Polres Indramayu yang tergabung dalam Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) mengamankan salah satu warga negara asing (WNA) asal Jerman bernama Werner Rorf Wullenkord (63) di RT 010 RW 005, Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, Selasa (3/4). WNA tersebut diamankan karena tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian yang sah saat dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Hendak Membuat Paspor, Warga Malaysia ini Ditangkap Petugas Imigrasi Cirebon

“Saat petugas melakukan pemeriksaan, WNA ini tidak bisa menunjukkan dokumen paspor dan izin tinggal yang sah,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, Muhammad Tito.

WNA tersebut, hanya menunjukkan foto copy paspor yang telah habis masa berlaku dan foto copy KTP sementara yang telah habis masa berlaku yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Berdasarkan data yang diambil dari System Manajemen Informasi Keimigrasian, WNA kelahiran Bochum, Jerman ini datang ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta pada rahun 2008 dengan visa kunjungan sosial budaya yang dikeluarkan KBRI Singapura. Dan pada tahun 2017 yang bersangkutan menikah siri dengan wanita asal Indramayu.

Baca Juga :  Kanwil Imigrasi Jabar Memonitoring Kantor LTSP Indramayu

“Guna pemeriksaan lebih lanjut, WNA tersebut diamankan di ruang Detensi, Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon,” pungkasnya.

Werner diduga telah melanggar pasal 116 UU nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian dengan ancaman penjara 3 bulan atau denda Rp 25 juta.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terbaru

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

Cirebon

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:14 WIB