RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kini Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dan masyarakatnya bisa berbangga dengan RSU Waled. Rumah sakit di wilayah Cirebon Timur semakin berkualitas dalam pelayanan kesehatan dan fasilitas yang semakin modern, layaknya rumah sakit besar lainnya yang ada di Indonesia.
Pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah Waled dengan tambahan 2,7 hektar, tidak hanya akan menjadi rumah sakit negeri terbesar di Kabupaten Cirebon saja, namun juga akan menjadi satu-satunya RSUD terbesar dan terlengkap di Wilayah 3 Cirebon khususnya, dan Jawa Barat pada umumnya.
Menurut Direktur Utama RSUD Waled, dr. H Budi Setiawan Soenjaya, MM, dalam waktu dekat ini pengembangan area 2,7 hektar akan dibangun 4 gedung dan semuanya berlantai 4. Khusus untuk ruang perawatan dari kelas 1 sampai kelas 3, diperuntukkan bagi kepesertaan BPJS. selain itu, penambahan alat-alat kedokteran juga terus ditingkatkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sedang meningkatkan pengadaan alat-alat kedokteran untuk pengembangan rumah sakit,” ujarnya saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (28/2).

Selain pusat pelayanan kesehatan, rumah sakit ini juga untuk lendidikan kedokteran dan sudah MoU dengan Universitas Padjadjaran Bandung. Jadi, selain untuk Koas atau dokter umum, juga untuk Pendidikan Resident dengan jurusan spesialis kandungan, THT, dan lain-lain.
“Sekarang ini RSUD Waled satu-satunya yang ada di wilayah 3 Cirebon yang menjadi rumah sakit pendidikan. Karena, rumah sakit lain di Cirebon sudah dicabut MoU-nya dan kembali kami yang menjadi rumah sakit pendidikan dan penelitian,” terangnya.
Bahkan untuk penyakit yang selama ini dilakukan pengobatannya di RS Hasan Sadikin Bandung, lanjut Budi, kini RSUD Waled juga memiliki pelayanan untuk Kemoterapi. Sedangkan untuk pengobatan radiology (red.penyinaran) akan segera dibuka. Selain itu bedah jantung pun akan segera siap dilakukan di RSU Waled, karena banyak peralatan canggih seperti CT Scan terbesar di wilayah 3 Cirebon.
“Kami juga akan mengundang para dokter dan bidan yang berpraktek di wilayah Cirebon Timur, untuk diberikan edukasi tentang penyakit apa saja yang sedang berkembang di masyarakat. Agar para dokter dan bidan bisa memberikan pelayanan yang makin baik lagi pada masyarakat. Kami akan gratiskan walaupun narasumbernya dokter spesialis dari RSUD Waled,” pungkasnya.(Ymd/RJN)









