oleh

Aneh, 3 Hari Buka Posko Kesehatan Tanpa Umbul-Umbul

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Berbondong-bondong bantuan terus mengalir untuk korban banjir ke Cirebon Timur, mulai dari masyarakat biasa sampai tokoh politik hadir di kawasan Cirebon Timur. Namun, berbeda dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled yang 3 hari berturut-turut membuka posko kesehatan tanpa memasang umbul-umbul.

Menurut Humas RSUD Waled, Haji Usup seusai mendampingi dokter dan tenaga kesehatan yang melakukan pengobatan gratis di Desa Ciledug Lor, mengatakan bahwa posko kesehatan yang dibuka oleh RSUD Waled tidak memasang umbul-umbul karena niatnya juga membantu demi kemanuasian.

“Kami tidak ingin dianggap riya dan sombong, karena pembukaan posko bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan desa,” pungkasnya.

Menurut Direktur Utama RSUD Waled, dr. H. Budi Setiawan Soenjaya, MM, sejak dari awal terjadinya banjir pada hari Rabu (21/2) lalu, pihaknya langsung turun untuk membantu para korban dengan memberi makan dan minimum.

“Sekali kirim, langsung 500 bungkus nasi siap santap, air mineral, dan mie instan ke setiap titik bencana,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (28/2).

Adapun pembukaan posko kesehatan yang dilaksanakannya melalui kerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Ciledug dan Kecamatan Pasaleman. Sehingga, bantuan pelayanan kesehatan bisa tepat sasaran kepada masyarakat di desa yang tertimpa musibah banjir.

Masih menurut Direktur Utama RSUD Waled, selain menerima pasien dari Kabupaten Cirebon, juga siap menerima pasien lintas batas khususnya korban bencan alam (banjir, red) baik dari Brebes atau pun lainnya.

Ditambahkan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSU Waled, Haji Yayan, bahwa pihak kantor juga memberikan bantuan melalui Dr. Yadi yang memberikan pelayanan kesehatan serta bantuan makan dan minimum pada masyarakat di Cirebon Timur.(Ymd/RJN)

Komentar

News Feed