Romobongan Button Tengah Belajar ke Perumda Tirta Bhagasasi

- Redaksi

Kamis, 9 Januari 2025 - 14:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi masih menjadi destinasi favorit pihak eksternal dari berbagai wilayah di Indonesia yang ingin mempelajari berbagai hal terkait pengelolaan pelayanan air minum.

i

Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi masih menjadi destinasi favorit pihak eksternal dari berbagai wilayah di Indonesia yang ingin mempelajari berbagai hal terkait pengelolaan pelayanan air minum.

Bekasi – Perumda Tirta Bhagasasi menerima kunjungan rombongan dari Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Rombongan terdiri atas Direktur Perumda Oeno Lia yang hadir bersama unsur legislatif dari Badan Pembuatan Peraturan Daerah DPRD Buton Tengah serta dari unsur legislatif diwakili kepala bagian ekonomi dan kepala bagian hukum Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, Pada Kamis (9/1/2025).

La Goapu selaku ketua rombongan mengatakan,  bahwa tujuan kedatangan mereka ialah ingin belajar dari pengalaman Perumda Tirta Bhagasasi yang sempat melayani kebutuhan air bersih di dua wilayah administratif sekaligus, meski kini tengah dalam proses pemisahan yang belum sepenuhnya rampung.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Raig Kembali Lahan PSU dari Pihak Pengembang Perumahan

“Kebetulan kami juga merupakan wilayah hasil pemekaran dari Kabupaten Buton. Saat ini kami tengah dalam proses penyusunan peraturan daerah perihal penyertaan modal sehingga perlu banyak masukan dari yang sudah berpengalaman,” kata La Goapu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Buton Tengah Fitra menambahkan, sejak awal pendirian Perumda Oena Lia, tidak ditindaklanjuti dengan penyusunan Perda Penyertaan Modal. Pemkab Buton Tengah hanya memberikan modal pendirian yang disepakati sebesar Rp 30 miliar.

“Itu pun belum sepenuhnya dibayarkan, baru Rp 19,5 miliar dan masih ada sisa Rp 10,5 miliar. Lalu untuk ketentuan penyertaan modal yang masih dibahas perdanya, tentu perlu ada rencana bisnis dari Perumda Oena Lia, dan ini yang ingin kami pelajari dari Perumda Tirta Bhagasasi,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur

Menanggapi hal tersebut, Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi Johny Dewanto yang menerima kedatangan rombongan mengatakan, pihaknya pun belum sepenuhnya menerima penyertaan modal yang dijanjikan Pemkab Bekasi sebesar Rp 4 triliun agar bisa melayani kebutuhan air warga Kabupaten Bekasi secara menyeluruh.

“Namun penyertaan modal tersebut baru terealisasi total sekira Rp 500 miliar yang dibayarkan dalam beberapa tahap, tidak pasti setiap tahun ada,” ucapnya.

Baca Juga :  Wawali Bekasi Jenguk Korban Ledakan Cimuning, 2 Orang Dirawat di ICU

Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Ahmad Firdaus yang juga menerima rombongan menambahkan, tersendatnya penyertaan modal dari Pemkab Bekasi tak serta merta menghambat roda perusahaan karena pelayanan air bersih kepada masyarakat harus tetap berjalan.

“Maka dari itu, kami libatkan pihak ketiga untuk bekerja sama dalam memastikan pelayanan air bersih kepada warga. Melalui investasi pihak ketiga ini kami tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk membangun jaringan perpipaan, melainkan cukup menyiapkan pipa distribusi yang langsung menyentuh pelanggan,” katanya. (adv)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Tak Sekadar Parade Budaya, PNBK Bekasi Galang Rp500 Juta untuk NTT

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Berita Terbaru