Ribuan Warga Cirebon Padati Keraton Kanoman

- Redaksi

Jumat, 1 Desember 2017 - 22:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ribuan warga tumpah ruah memadati Keraton Kanoman, Kota Cirebon pada malam hari dalam rangka malam Panjang Jimat, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari Jumat, 1 Desember 2017 atau 12 Rabiul Awal 1439 pada kalender Hijriah.

Tradisi Panjang Jimat ini sudah berlangsung selama 500 tahun lalu sejak Keraton Kanoman berdiri. Dan hingga kini, tradisi ini masih tetap dipertahankan tiap tahun tepat pada peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Satuan Polisi Pamong Praja Mengadakan Jumat Bersih di Kota Cirebon

Jubir Kesultanan Kanoman Arimbi Nurtina mengatakan, prosesi Panjang Jimat diawali dengan Lamaran atau Panjang Mios yang dimulai setelah Ashar. Prosesi ini merupakan gladi resik Napak Tilas, menelusuri sebagian rute yang akan dilalui oleh iringan Panjang Jimat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perjalanannya akan diiringi oleh Patih. Sedangkan yang akan mengusung Pusaka adalah para Abdi Dalem yang dikawal Famili dengan pengamanan Pasukan Keraton dan Margesari berjumlah sekitar 300 orang,” jelasnya.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Cirebon Gelar Wedding Expo 2017

Kemudian, acara puncak adalah Pelal Agung yang bertempat di Blandongan, atau teras Pendopo Jinem, pada jam 21.00 WIB. Dalam tradisi ini, Sultan Kanoman XII Moch Emirudin melepas iringan Panjang Jimat yang dipimpin oleh Patih. Kemudian, Patih akan memimpin iringan seluruh pembawa Pusaka/Jimat dan kelengkapan lainnya ke masjid yang telah ditunggu oleh seluruh kaum untuk membaca
Sholawat Rasulan dan doa-doa lainnya sampai jam 24.00 WIB.

Baca Juga :  Gasskuyy, Kafe Unik Bernuansa Motor

“Iringan pembawa Pusaka akan terdiri tidak kurang dari 500 orang Famili dan Abdi Dalem yang membawa lilin besar, obor, tumbak, dan sebagainya, yang masing-masing melambangkan ajaran-ajaran Islam,” terang Arimbi.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru