Terbukti Tidak Netral, Camat Ini Divonis 2 Bulan Penjara

- Redaksi

Kamis, 26 April 2018 - 20:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Seorang Camat Karangsembung Kabupaten Cirebon, Hafidz Iswahyudi, mendapatkan vonis selama 2 bulan penjara dan denda sebesar Rp 6 juta atau diganti selama 3 bulan kurungan, oleh Ketua Majelis Hakim, Setia Sri Mariana di Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon, Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/4).

Dijatuhinya vonis tersebut karena sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Hafidz Iswahyudi telah terbukti bersalah karena telah mengarahkan kuwu-kuwu untuk memilih salah satu pasangan calon Bupati Kabupaten Cirebon.

Tindakan yang dilakukan Hafidz pun menurut Majelis Hakim telah melanggar UU No. 10 tahun 2016 pasal 71 ayat 1, di mana pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri, kepala daerah atau lurah dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon tertentu.

“Apa yang dilakukan terdakwa telah menodai pemilu yang seharusnya langsung, bebas, umum, dan rahasia,” ungkap Setia Sri Mulyani dalam putusannya.

Menurut Majelis Hakim, vonis tersebut telah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan dari terdakwa. Hal yang memberatkan yaitu terdakwa merupakan ASN yang seharusnya bersikap netral. Dan yang meringankan terdakwa bersikap sopan, mengakui kesalahannya, dan berjanji untuk tidak mengulanginya kembali. Vonis itu sendiri lebih rendah daripada tuntutan jaksa yaitu 4 bulan penjara.

Baca Juga :  Dugaan Gratifikasi Proyek Tol Cibitung-Cilincing, Kejari Periksa Eks Kepala Dinas Tata Ruang

“Hafidz dan jaksa memiliki waktu 3 hari untuk menyetujui atau tidak terhadap putusan tersebut,” jelasnya.

Sedangkan menurut kuasa hukum Hafidz, Ahmad Fauzan menyatakan, jika mereka tidak puas atas putusan tersebut. Karena, apa yang diminta oleh Hafidz tidak dilakukan oleh para kuwu tersebut.

“Belum ada satu pun yang diuntungkan dari apa yang telah dilakukan Hafidz,” tegasnya.

Untuk mengajukan banding atas vonis tersebut, mereka akan menanyakan terlebih dahulu kepada klien mereka.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang
H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!
Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU
Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN
Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:31 WIB

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang

Jumat, 6 November 2026 - 18:21 WIB

Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU

Kamis, 5 November 2026 - 18:28 WIB

Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Berita Terbaru