Idrus Marham: “Surat Itu Palsu”, Dedi Mulyadi akan Lapor Polisi!

- Redaksi

Sabtu, 23 September 2017 - 13:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Isu beredarnya surat pengesahan pencalonan Walikota Bandung, Ridwan Kamil menuju Jabar 1 dari Partai Golkar menimbulkan kegaduhan di tingkat internal partai berlambang beringin itu.

Dituding tak prosedural dan menohok Ketua DPD Golkar Jawa Barat, H Dedi Mulyadi, akhirnya DPP Golkar angkat bicara.

Sekretaris Jendral Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar, Idrus Marham menegaskan bahwa surat yang beredar tentang pengusungan Ridwan Kamil (Emil) menjadi Gubernur Jabar diakui bodong alias palsu.

Menurut Idrus, berdasarkan juklan juknis Pilkada untuk partai berlambang beringin ini selalu mengedepankan kader apalagi pengurus. Serta indikator penetapanya melalui survey.

“Kita pernah simulasikan pasangan calon berdasarkan survey. Memang saat ini urutannya Ridwan Kami, Dedy Mizwar dan Dedi Mulyadi. Simulasi Ridwan Kamil-Dedi Mulyadi pernah kita lakukan tapi tidak ada kata sepakat. Bahkan, simulasi antara Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien seperti yang tertera pada surat bodong itu pernah kita lakukan tapi tidak ada kata sepakat,” kata dia, Sabtu (23/09/2017).

Baca Juga :  Kalah Rekom Nyalon Bupati dengan Ahmad Dhani, Daris Nyalon Walikota Bekasi

Idrus Marham menjelaskan, hingga saat ini Partai Golkar belum memutuskan secara resmi pengusungan calon Gubernur Jabar. Pihaknya akan menunggu kesembuhan Novanto yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit.

Baca Juga :  Paslon Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi Optimis Raih 70 Persen Suara

Sementara, Ketua DPD Golkar Jawa Barat, H Dedi Mulyadi geram dengan beredarnya surat palsu tersebut. Dia mengaku akan melaporkan penyebar surat tersebut ke Mabes Polri.

“Golkar adalah partai besar, tidak bisa digunakan untuk main-main. Kita akan laporkan penyebar surat palsu itu ke Mabes Polri. Insya Allah Senin esok kita lapor,” tegas dia.(asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto
Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize
NasDem Run for Change 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari di Karawang
PSI Kabupaten Bekasi Mulai Panaskan Mesin 2029, Choirul Umam: Terus Berjuang dan Hadir di Masyarakat
E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB
Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

NasDem Run for Change 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari di Karawang

Berita Terbaru