Ribuan Hektare Perkebunan Tebu di Cidahu Kuningan Terbakar

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2019 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan– Areal perkebunan tebu seluas 3.000 meter persegi di Desa Kertawinangun, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, terbakar. Kebakaran terjadi diduga akibat ulah warga yang sengaja membakar lahan untuk dijadikan areal pertanian.

Beruntung, petugas pemadam kebakaran yang cepat tiba di lokasi kejadian berhasil mencegah api tidak merembet ke permukiman warga. Sebab lokasi terjadinya kebakaran juga tak jauh dari SD Kertawinangun.

“Kami dibantu petugas dari Satpol PP dan warga setempat serta petugas Polsek dan MP Kecamatan Cidahu bahu membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api pertama kali mulai membesar terlihat oleh Kadus Wage Pak Suhada pukul 11.00 WIB, kemudian menghubungi petugas kami di kantor,” kata Plt Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan Khadafi Mufti SPd MSi saat memberikan keterangan persnya, Selasa (27/8).

Baca Juga :  Musrenbang Bojongmangu Ajukan 284 Usulan Pembangunan

Usai menerima laporan, pihaknya segera meluncur ke lokasi kejadian. Ada sebanyak empat petugas menuju titik kebakaran menggunakan satu unit kendaraan Damkar. “Alhamdulillah akhirnya api bisa dikendalikan sekitar pukul 12.30 WIB siang. Penyebab kebakaran diduga dari adanya aktifitas pembakaran lahan oleh warga,” katanya.

Baca Juga :  Bahrudin SE, Resmikan Balai Warga Posyandu Bumi Sakinah 1

Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau, agar masyarakat untuk selalu waspada dan menghindari terhadap hal-hal yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Sebab kasus kebakaran di musim kekeringan ini, hampir setiap minggu selalu terjadi.

“Jadi di saat musim kemarau kering seperti ini, jangan membakar sampah sembarangan ataupun melakukan pembakaran untuk membuka lahan. Sebab dampaknya bisa merugikan banyak pihak, seperti polusi udara hingga mengancam pemukiman warga,” tegasnya.

Baca Juga :  Dikunjungi Bawaslu, PPP Bekasi Siap Taati Peraturan

Tak hanya itu, Ia meminta, agar jangan pernah meninggalkan rumah saat di dapur sedang ada aktivitas memasak “Jangan lupa untuk memeriksa instalasi listrik dan sambungan gas juga. Bila perlu pemerintah desa juga menyediakan APAR untuk pencegahan dini,” pungkasnya.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami