Proyek Jembatan Karangsembung-Kalideres Mangkrak, Diduga Sarat Korupsi

- Redaksi

Selasa, 23 Januari 2018 - 13:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Mangkraknya pekerjaan peningkatan jembatan pada ruas Jalan Karangsambung-Kalideres Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon diduga menelan biaya milyaran rupiah.

Menurut Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Cirebon melalui Kasi Jalan Ari mengatakan, bahwa proyek jembatan tersebut menurutnya tidak mangkrak, akan tetapi semua dibangun sampai dengan akhir tahun selesai dengan progres 85% karena waktu sudah habis.

“Sebetulnya anggaran yang dihabiskan itu 1,3 milyar meliputi satu pilar, abutmen, jalan pendekat. Proyeknya juga sudah selesai dengan progres 85%, karena waktu pelaksanaan sudah habis, dan pekerjaan itu tidak semua jembatan jadi dengan anggaran tersebut,” ujar Ari saat ditemui di kantornya, Jumat (19/1).

Saat disinggung mengenai pekerjaan yang diduga keluar dari RAB, Ari berdalih bahwa RAB yang dilelangkan itu berubah atau di Adendum pada waktu MC 0 karena tidak sesuai dengan rencana awal.

“RAB ada adendum saat MC 0 karena tidak sesuai rencana mas,” pungkasnya.

Sedangkan menurut pihak Lembaga Analisis Masyarakat Madani Pemersatu (LAMMPU) mengungkapkan, bahwa pekerjaan tersebut dinilai sarat dugaan terjadinya korupsi. Pihaknya telah mempelajari baik dari investigasi lapangan maupun dokumen lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Garut Berusaha Mengembangkan Aplikasi MANTRA

“Pasti pekerjaan ini sarat korupsi. Anggaran milyaran akan tetapi di lapangan pekerjaan asal-asalan”, ujar Sailan selaku Ketua Umum LAMMPU.

Sailan menuturkan, di dalam RAB itu terdapat beberapa pekerjaan di antaranya, pekerjaan Bangun Bawah (pilar 3 buah), Pekerjaan Bangun Atas, Pekerjaan Jalan Pendekat, Pekerjaan Tembok Senderan Panjang 12 m (kiri), Pekerjaan Tembok Senderan Panjang 27 m (kanan), pihaknya menilai ada beberapa item pekerjaan yang tidak dikerjakan sesuai dengan RAB.

“Cuma ada 3 item pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor. Itu juga masih ada yang kurang. Salah satu contoh pilar yang seharusnya tiga baru satu yang jadi. Masa iya RAB dirubah pada saat MC 0?” ungkapnya.

Baca Juga :  Grand Kamala Lagoon Gelar Kegiatan CSR di RW 03 Kelurahan Pekayon Jaya

Ia melanjutkan, pihaknya menilai pekerjaan tersebut diduga ada kongkalikong, dari awal perencanaan sampai dengan pelaksanaan sudah didesain sedemikian rupa, terbukti di lapangan pekerjaan tersebut asal jadi.

“Diduga ada kongkalikong, didesain sedemikian rupa yang mengarah ke korupsi. Kami akan terus mengawal proyek ini dan tidak menutup kemungkinan akan kami laporkan kepada pihak yang berwenang,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami