PN Cikarang Launching Digital Signatur dan Pencanangan Zona Integritas

- Redaksi

Senin, 2 September 2019 - 17:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Dirjen Badilum Heri Swantoro

i

Dirjen Badilum Heri Swantoro

RJN, Cikarang – Dalam rangka upaya pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pengadilan Negeri Cikarang Launching Digital Signatur dan pencanangan Zona Intergritas, di Gedung Wibawamukti, Plaza Pemkab Bekasi, pada Senin (2/9/2019).

Dirjen Badilum Heri Swantoro mengatakan, dalam rangka penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan peradilan. Jadi mengani perpanjangan penahanan, surat keterangan bebas perkara dan sebagainya bisa dilakukan dengan dengan digital signatur.

“Digital signature ini mempercepat proses, karena sekarang jamannya mahkamah peradilan yang modern dalam hal administrasi maupun persidangan yang berbasis teknologi informasi,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengenai pencanangan Zona Intergritas di PN Cikarang, tambah Heri Swantoro menjelaskan PN Cikarang hampir satu tahun sejak diluncurkan dari nol. Maka dari itu diperlukan komitmen yang kuat antara ASN dengan pejabatnya untuk menuju WBK dan WBBM.

Baca Juga :  Dibukanya Kotak Surat Suara di Kelurahan, Panwaslu Kota Cirebon: Itu Pelanggaran

“Pengadilan Negeri Cikarang itu dari nol, yang tadinya gudang mobil (garasi) kini disuluap menjadi pelayanan peradilan, diperlukan komitmen yang kuat ASN dan pejabatnya juga harus betul-betul On The Track sesuai aturan yang ada, karena untuk menuju WBK dan WBBM tidak mudah,” ujarnya.

Masih kata Heri Swantoro PN Cikarang adalah salah satu yang inovasinya paling cepat, ada beberapa pengadilan juga tapi dari mulai dilakukan pembuatan sistem dan sebagainya Cikarang selalu nomor satu.

“Semua pengadilan harus terakreditasi memberikan suatu perpormen pengadilan yang terbaik, dengan melakukan pelayanan terbaik, sistem terbaik dan mutu pelayanan yang transfaran, semua sudah kecuali pengadilan baru. Dari 85 PN termasuk PN Cikarang belum Zona Intergritas karena baru setahun harus menyiapkan dokumen evaluasi, melakukan audit internal dan sebagainya,” jelas dia.

Baca Juga :  Dua Tahun Berturut, Jasa Marga Raih IICD Corporate Governance Conference and Award

Dirinya berpesan, kalau ada suatu temuan itu harus ditindak lanjuti dengan cepat. Pasalnya ini dalam proses, maka dari itu PN Cikarang harus memenuhi syarat apakah layak atau tidak.

“Minggu depan Komite Akreditasi Badilum akan mensertifikati apakah layak disertifikasi akreditasi PN Cikarang, dari SOP nya udah jalan belum apa belum, sudah patuh dengan semua regulasi apa belum, mutu pelayanan dan itu juga harus ada survei, dari survei tersebut ke indeks kepuasan masyarakat, indek harian dan lainnya. Nanti akan digabung kalau memenuhi syarat akan diberikan sertifikasi,” ungkapnya.

Ketua PN Cikarang I Putu Gede Astawa.

Sementara itu, Ketua PN Cikarang Putu Gede Astawa mengaku menunggu waktu 10 bulan terlalu lama untuk suatu pengadilan, untuk kesiapan menuju WBK dan WBBM tidak ingin hanya sekedar seremoni saja.

Baca Juga :  Kejari Bekasi Tetapkan Kades Lambangsari sebagai Pungli PTSL

“Karena kami PN baru yang lahir dari nol jadi untuk menyatakan diri unutk siap saya tidak, saya ingin tidak hanya sekedar membuat seremoni tanpa ada langkah-langkah menuju WBK dan WBBM, jadi selama 10 bulan perispan dari sarana dan prasarana kemudian, mindset temen-temen semua kami persiapkan bagaimana caranya memberikan pelayanan keadilan bagi para pencari keadilan yang bebas dari pungli dan bebas dari KKN,” tegasnya.

Lanjut Putu Gede Astawa, setelah 10 bulan berjalan, ternyata bisa untuk menuju ke zona integritas. Makanya hari ini berkomitmen untuk menanamkan pembangunan di PN Cikarang.

“Ada evakuasi dari kami, karena kami sudah menyatakan siap dan dari hasil evaluasi tersebut ternyata kamu menilai sekitar 80 pesen untuk menuju WBK dan WBBM tercapai,” tutupnya.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
Bukan Sekadar Fashion Show, Batik Anak di Cikarang Punya Misi Istimewa
Tag :