Heboh! Tanah Sitaan di Bekasi Disulap Jadi Lahan Pangan, Hasilnya Bikin Takjub

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mendampingi Jaksa Agung RI ST Burhanuddin dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri Panen Raya Program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/8/2025).

i

Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mendampingi Jaksa Agung RI ST Burhanuddin dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri Panen Raya Program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/8/2025).

Bekas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap Program Jaksa Mandiri Pangan yang diinisiasi oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Program ini dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi dan secara langsung mendukung program ketahanan pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat mendampingi Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman pada kegiatan Panen Raya Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Selasa (19/8/2025).

Kolaborasi Strategis untuk Pangan Nasional

Program Jaksa Mandiri Pangan merupakan sinergi antara Kejaksaan Agung, Kementerian Pertanian, Bulog, dan PT Pupuk Indonesia. Melalui program ini, pemanfaatan lahan pertanian dapat lebih optimal, termasuk pemanfaatan aset barang rampasan negara yang sebelumnya tidak produktif.

Wakil Bupati Bekasi menegaskan bahwa program ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya petani.

“Hari ini kita melihat sumbangsih nyata dari Kejaksaan Agung untuk masyarakat Kabupaten Bekasi. Hasil padinya sangat bagus, dan saya yakin dengan lahan pertanian sekitar 55 ribu hektare—36 ribu hektare di antaranya di LP2B—Kabupaten Bekasi akan tetap surplus beras,” ujar Asep Surya Atmaja.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa keberadaan lahan sitaan di Kabupaten Bekasi yang jumlahnya cukup besar dapat dimanfaatkan untuk mendukung produksi pangan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pendemi Corona, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Bagi Bagi Masker Gratis di Jalan

Bekasi, Bukan Hanya Kawasan Industri

Meski dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia, Kabupaten Bekasi juga memiliki peran penting dalam sektor pertanian. Pemkab Bekasi menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Kejaksaan Agung, Kementerian Pertanian, dan masyarakat akan menjadikan Bekasi sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.

Pesan Jaksa Agung dan Menteri Pertanian

Dalam kesempatan itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan fundamental yang berhubungan langsung dengan stabilitas sosial.

“Persoalan pangan adalah persoalan perut. Jika perut kosong, dampaknya bisa meluas ke masalah sosial bahkan tindak pidana korupsi. Kejaksaan tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan,” kata Burhanuddin.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman menegaskan pentingnya sinergi Kejaksaan dalam mempercepat program pertanian strategis di seluruh Indonesia.

“Perlu adanya pembagian peran agar sektor pertanian berjalan optimal dengan integritas yang terjaga. Kehadiran Kejaksaan sangat berpengaruh terhadap percepatan program pertanian,” tegasnya.

Pemkab Bekasi Siap Bersinergi

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pemkab Bekasi optimistis program Jaksa Mandiri Pangan akan memperkuat posisi Bekasi sebagai lumbung pangan sekaligus kawasan industri nasional. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan dapat diwujudkan melalui sinergi lintas sektor. (*)

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Serahkan Bonus ke Kontingen Kota Bekasi Pada PORPROV Jabar XIV Tahun 2022

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terbaru

ilustrasi

Pilkades

Pilkades Bekasi Memanas! 26 Aduan Masuk, Sukaresmi Disorot

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:09 WIB

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB