Penjelasan Jasa Marga Atas Beredarnya Informasi Desain Masjid Al Safar di Rest Area Km 88 B Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi

  • Whatsapp

RJN, Bandung – Terkait maraknya informasi dalam bentuk video dan teks tentang Masjid Al Safar yang terletak di Rest Area Km 88 Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi arah Jakarta di media sosial, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menghimbau masyarakat agar bijak dalam mencerna informasi yang beredar.

Kami jelaskan bahwa dalam penyediaan desain dan pembangunan masjid tersebut, Jasa Marga selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN), patuh terhadap ketentuan pengadaan barang dan jasa, serta dari sejak desain awal telah melakukan proses beauty contest. Dan kami menilai desain terpilih berdasarkan kesesuaian konsep dengan Rest Area dimana masjid akan dibangun.

Bacaan Lainnya

Desain Masjid Al Safar disiapkan oleh Ridwan Kamil, melalui hasil evaluasi berdasarkan konsep yang sesuai untuk rest area, Km 88 B Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi, dimana pengguna jalan dapat beribadah dengan nyaman di masjid dan atau beristirahat sejenak di rest area yang lengkap dan menarik, termasuk arsitektur masjidnya.

“Masjid Al Safar adalah hasil dari riset teori Folding Architecture alias lipatan. Seperti origami, hasilnya adalah lekukan dan ruang berbentuk segitiga,” jelas Ridwan Kamil dalam keterangan resmi yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @ridwankamil.

Jasa Marga tidak memiliki maksud sedikitpun untuk menggambarkan simbol-simbol dalam masjid Al Safar, yang bertentangan dengan akidah agama.

Diresmikan pada tahun 2016 lalu, Masjid Al Safar terbukti menarik pengguna jalan untuk dapat beribadah serta menikmati fasilitas di sekitar masjid seperti taman, dan kolam yang asri.

(ziz/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *