Pemkota Cirebon Alami Kendala Soal Vaksinasi Lansia, Simak Lebih Lengkap

- Redaksi

Jumat, 28 Mei 2021 - 16:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon mengalami kendala dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk kategori lannjut usia (lansia). Bahkan lansia yang sudah divaksin belum mendekati target yang ditetapkan Satgas Covid-19 Kota Cirebon.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs Agus Mulyadi MSi menjelaskan, bahwa target vaksinasi kategori lansia mencapai 36 ribu orang.

“Target yang ditentukan itu 36 ribu orang, namun yang sudah divaksin baru 25 persennya,” ujar Agus, Jumat (28/5) siang, di balaikota Cirebon.

Agus juga mengungkapkan, kendala yang dialami di lapangan, karena kurangnya animo lansia untuk datang ke lokasi vaksin. Sehingga perlu adanya solusi agar vaksinasi bisa mencapai target.

“Tidak banyak lansia yang datang secara mandiri ke lokasi vaksinasi. Perlu ada tim khusus yang mendatangi kediaman lansia agar membujuknya untuk ke lokasi vaksin,” ujar dia.

Baca Juga :  Wali Kota Jenguk Korban Ledakan Tabung Gas Elpiji 3kg

Selain minim animo, Agus juga mengakui, distribusi vaksin untuk lansia juga belum stabil. Bahkan vaksinasi ke pelayanan publik dihentikan sementara karena hampir selesai. Sehingga bisa fokus ke lansia.

“Vaksinasi pelayanan publik sudah hampir selesai, tapi kita hentikan dulu agar fokus vaksinasi ke lansia,” kata dia.

Baca Juga :  Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Covid-19

Sementara, saat ini Kota Cirebon ditetapkan sebagai daerah zona resiko tinggi penularan Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena sepekan setelah libur Idulfitri lalu mengalami kenaikan kasus Covid-19.

Sedangkan total pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 5.572 orang. Sebanyak 4.910 pasien berhasil sembuh, 208 pasien meninggal dunia. Selebihnya masih menjalani isolasi mandiri dan perawatan.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB