Status Karawang Naik ke Zona Oren

- Redaksi

Jumat, 4 September 2020 - 12:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Karawang – Masyarakat Karawang agaknya harus lebih waspada akan virus corona. Pasalnya, hari ini terjadi rekor penularan virus corona tertinggi, sejak kasus pertama muncul.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Karawang, dr. Fitra Hergyana Sp.KK mengatakan, Jumat, 4 September 2020 terdapat 19 kasus terkonfirmasi positif .

“Kami perlu sampaikan, rekor tertinggi penularan terjadi hari ini. Ada 19 pasien baru. Dan 19 pasien ini bukan dari klaster tersentral. Tapi tersebar dari beberapa kecamatan. Ini jadi warning bagi kita semua,” kata Fitra.

Total warga yang terkonfirmasi positif pun sudah melebihi angka 300 orang. Saat ini, data dari GTPP, sudah 306 warga Karawang yang terinfeksi virus corona, dengan rincian 173 orang sembuh, 125 orang masih dalam perawatan, dan 8 orang meninggal dunia.

Dikatakan Fitra, dari hasil rapat bersama GTPP Provinsi Jabar, saat ini Karawang naik status dari zona kuning ke zona oren. ‎Tak hanya Karawang, daerah lain seperti Cimahi, Kota Tasikmalaya, Bandung Barat dan Majalengka juga naik status dari zona kuning ke zona oren.

Baca Juga :  Sekda Karawang Berikan Himbauan Peringatan HUT Kabupaten Karawang Ke-387 Tahun

Di Jabar juga saat ini sedang fokus dengan adanya klaster industri. Mengingat di beberapa daerah, selain Karawang, ditemui kasus penularan di lingkungan perkantoran ataupun industri.

“Secara keseluruhan di Jawa Barat terjadi peningkatan tinggi. Kami prediksi lonjakan ini terjadi saat libur panjang kemarin Agustus. Ada hilir mudik dari masyarakat. Itu mungkin salah satu faktornya,” kata Fitra.

Baca Juga :  Job Fair atau Zona Chaos? Warga Bekasi Tumpah Ruah Cari Harapan

Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat semakin waspada, karena virus Covid-19 sangat cepat penyebarannya. “Kami dibantu aparat TNI/Polri, Satpol PP, Dishub dan BPBD untuk patroli. Kami ingin pastikan warga patuh menjalani protokol kesehatan. Minimal pakai masker,” katanya.

Fitra juga mengimbau kepada masyarakat agar tak mudah percaya akan kabar tentang Covid-19 jika bukan dari pernyataan resmi pemerintah ataupun GTPP. Masyarakat harus bisa bijak dalam menerima informasi.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
Ruang Raya Karawang 2026 Siap Digelar, Dewa 19 hingga Kunto Aji Bakal Meriahkan Karawang
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 16:10 WIB

Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:30 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Jumat, 11 September 2026 - 11:43 WIB

Ruang Raya Karawang 2026 Siap Digelar, Dewa 19 hingga Kunto Aji Bakal Meriahkan Karawang

Berita Terbaru