Pemkab Indramayu Ditargetkan Bebas Stunting Pada Tahun 2023

- Redaksi

Rabu, 21 November 2018 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan bebas Stunting pada tahun 2023. Permasalahan kesehatan tersebut harus mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak karena prosentasi di Kabupaten Indramayu masih mencapai 29,9 persen.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi ketika memberikan sambutan dihadapan ratusan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu pada syukuran acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 yang berlangsung di Gedung PGRI, Rabu (21/11/2018).

Baca Juga :  Dani Ramdan : Pemkab Bekasi Capai 80 Persen Produk Dalam Negeri

Supendi menambahkan, Indramayu bebas stunting pada tahun 2023 harus dilakukan secara jelas dan terukur bahkan harus dibentuk satgas supaya lebih cepat dalam penanganannya. Kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu juga harus menjadi perhatian serius agar masyarakat bisa terlayani secara maksimal.

“Kepuasan masyarakat tergantung dari pelayanan yang diberikan oleh jajaran Dinas Kesehatan, untuk itu ASN yang diberikan kepercayaan harus bisa mengemban amanah tersebut dan bertekad untuk mengatasi permasalahan kesehatan secara maksimal,” tegas Supendi.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gelar Operasi Pasar Ramadhan Tersebar di Seluruh Kecamatan

Selanjutnya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, dari 49 puskesmas yang ada di Kabupaten Indramayu secara bertahap akan dilakukan peningkatan status menjadi puskesmas dengan rawat inap.

Baca Juga :  Pemerintah Gencarkan Program Bantuan Pangan dan Protein untuk KRS se-Indonesia

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, prosentasi penderita stunting di Kabupaten Indramayu yang mencapai 29,9 persen berada di posisi sedang.

Jumlah ini harus dilakukan penurunan secara signifikan karena daerah lain pun melakukan hal yang sama. Untuk itu pihaknya terus mengkampanyekan pencegahan stunting ini secara terus menerus kepada masyarakat Indramayu.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Senin, 20 Juli 2026 - 16:53 WIB

Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Berita Terbaru