Pekerja Proyek Alun-alun Cirebon Temukan Benda Misterius Berusia Ratusan Tahun

- Redaksi

Minggu, 22 September 2019 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Pekerja proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dibuat terkejut dengan penemuan sejumlah benda misterius. Benda-benda itu berupa tulang-belulang, batu bata merah, kendi abu dan struktur bangunan mirip gapura setengah lingkaran yang diperkirakan berusia ratusan tahun. Hingga kini belum diketahui pasti asal-usul benda tersebut.

Salah seorang pekerja proyek Heru mengaku, saat mengerjakan basement Alun-alun Kejaksan di kedalaman lebih dari empat meter menemukan benda-benda itu di tempat yang berdekatan namun masih di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Pembangunan Spal, Kaum Hawa Tidak Kalah dari Kaum Adam

“Sepertinya tulang manusia, letaknya terpisah-pisah tanpa kepala. Lalu ada kendi tempat menyimpan abu yang sudah membatu, batu bata merah besar berukuran lebar 20 cm panjangnya 25 cm, dekat tumpukan batu bata itu ada semacam gapura,” katanya, Sabtu (21/9/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, benda itu kemudian dipindahkan tidak jauh dari tempat awal agar lebih aman dan tidak rusak atau hilang.
“Karena kita tidak banyak yang paham, benda itu diambil lalu dipindahkan ke tempat aman dari titik awal,” imbuhnya.
Sebagai pekerja proyek, ia baru menemukan batu bata berukuran lebih besar dari biasanya. Selama ini ia baru menemukan batu bata merah sebesar itu.

Baca Juga :  Ada Alat Berat Nongkrong di Areal Persawahan, Ini Kata Camat Astana Japura

“Ukurannya lebih besar dari batu bata biasa, bisa dua kali lipatnya,” katanya.

Sementara, Filolog Cirebon Rafan S Hasyim mengatakan, dilihat dari bentuk dan ukurannya diperkirakan benda itu berusia ratusan tahun dan bagian dari kuburan pada masa itu atau seseorang yang telah dihukum mati.

“Kemungkinannya ada dua tapi ini perkiraan sementara, karena saya belum melihat langsung kerangka manusianya seperti apa,” katanya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham Jabar Kukuhkan 450 Orang

Ia melanjutkan, di lokasi itu pada zaman dahulu dijadikan tempat hukuman mati dan pada zaman Sunan Gunung Jati kawasan Alun-alun Kejaksan merupakan area kuburan.

“Pada masa Sunan Gunung Jati dari Keraton Kasepuhan hingga Astana Gunung Jati melintasi Alun-alun Kejaksan adalah daerah pemukiman. Sejak dulu warga Cirebon dikenal gemar menguburkan kerabat atau keluarga di pekarangan rumah,” ungkapnya,

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Berita Terbaru