Miris, Empat Kelompok Geng di Cirebon Saling Tantang Duel Maut

- Redaksi

Kamis, 5 September 2019 - 15:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN,Cirebon- Aksi remaja belasan tahun ini sangat memprihatinkan. Usianya masih cukup ‘nanggung’ belum menginjak 17 tahun, namun kelakuannya cukup brutal dan bikin miris.

Kumpulan remaja ini tergabung dalam empat geng atau kelompok berandalan yakni Kansas, Pancuran Slow Man (PSM), Brother Tanpa Batas (BTB), dan Pancuran Ruwed.

Mereka diamankan setelah terlibat tawuran pada Minggu (18/8/2019) lalu, sekitar pukul 02.00 Wib di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di perempatan lampu merah Wahidin-Pilang-Pancuran-Krucuk. Yang menarik mereka bersepakat untuk tawuran lewat aplikasi pengolah pesan, WhatsApp.

Aksi brutal mereka mengakibatkan, satu korban Rifko Indra Herlaja (16) warga Sukapura mengalami luka bacok di bagian punggung setelah terkena sabetan senjata tajam.

Petugas berhasil mengamankan pelaku yakni anak AR (16) warga Kelurahan dan DM (16) warga Kelurahan panjunan, dengan barang bukti berupa satu bilah arit dengan gagang terbuat dari pipa besi.

Baca Juga :  Ini Cara Ampuh BNN Kota Cirebon Berantas Narkoba

“Korban terluka di bagian punggungnya. Akibat tawutan antar geng,” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, Kamis (5/9/2019).

Ia menjelaskan, Geng Kansas mendapat tantangan dari tiga geng lainnya yakni PSM, BTB, dan Pancuran Ruwed melalui pesan WhatsApp. Mereka tawuran di waktu dan lokasi yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  Kota Bekasi Ajukan PSBB Ke Pemerintah Pusat

“Geng Kansas ini menerima tantangan dari geng lainnya. Pelaku membawa senjata tajam yang disembunyikan di balik pakaiannya,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi masyarakat dan mengumpulkan saksi-saksi, pihaknya berhasil mengamankan pelaku pembacokan yang masih dibawah umur.

“Pelaku masih di bawah umur. Kini, masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

(uad/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:40 WIB

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB