Ini Cara Ampuh BNN Kota Cirebon Berantas Narkoba

- Redaksi

Senin, 26 Agustus 2019 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon– Dalam memberantas peredaran narkoba, petugas harus memiliki cara baru yang lebih efisien. Sebab, pengedar narkoba selalu memiliki cara unik dan mencari celah sempit di balik ketatnya pengawasan terhadap barang haram tersebut.

Belajar dari pengalaman beberapa pengungkapan, jika satu cara berhasil diketahui oleh petugas maka pengedar narkoba mencari cara lain seakan-akan petugas harus berlomba dengan pengedar. Kini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon memiliki metode yang dinamakan program Bersih Narkoba (Bersinar).

Baca Juga :  Menumbuhkan Sikap Empati Dimasa Pandemi Covid-19

Kepala BNN Kota Cirebon AKBP Yaya Satya Negara mengatakan, program Bersinar akan melibatkan aparat di tingkat kelurahan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mulai dari masyarajat tingkat RT/RW hingga Kelurahan akan kita libatkan, termasuk Babinsa dan Babinmas juga kita kerahkan,” katanya, Senin (26/8/2019).

Baca Juga :  Sambut Hari Kemenangan, Warga Cirebon Gelar Takbir Keliling

Pihaknya, kini tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Cirebon untuk melibatkan instansi terkait mengawasi, melaporkan, dan melakukan tindakan jika diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba.

“Kami akan melibatkan instansi terkait, supaya lebih komprehensif. Masyarakat pun dapat memberikan informasi atau mencegah dengan cara persuasif,” imbuhnya.

Program Bersinar,  merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2018 tentang rencana aksi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan bahan baku pembuat obat yang disalahgunakan atau prekursor.

Baca Juga :  Panti Pijat di Kawasan Ruko CSB Digrebek

Dirinya berharap program Bersinar bisa mencegah penyalahgunaan narkoba di Kota Cirebon mengingat wilayah ini sebagai garis merah atau waspada terhadap peredaran narkoba di Jawa Barat.

“Cirebon merupakan daerah yang menjadi target bagi para bandar narkoba. Semoga, dengan Bersinar masyarakat lebih waspada terhadap peredaran narkoba di daerahnya masing-masing,” pungkasnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru