Mengenal Balong kramat Glampok, Situs Dari Era Kerajaan Indraprasta

- Redaksi

Minggu, 9 September 2018 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon- Balong Glampok dahulu merupakan salah satu mata air terluar dr kerjaan indraprhasta yang berada di luar kotaraja berkisar abad ke 3 dan juga merupakan salah satu tanah wewengkon keraton Kesepuhan Cirebon. Situs yang berada di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Menurut salah seorang Juru Pelihara Situs Purbakala dari Kesultanan Kasepuhan, Sulaiman (50) Tahun, menceritakan jika pada masa pemerintahan Kesultanan Kasepuhan abad 14 / 15 merupakan mata air yang di perebutkan beberapa jawara, karena merupakan mata air yang berguna untuk penyembuhan dan kekuatan.

Baca Juga :  Relawan TIK Kota Cirebon Sukses Gelar Makrab

“Makanya banyak yang di perebutkan dan mencoba menguasainya,”ungkapnya pada rakyatjabarnews.com di salah satu Wewengkon Kesultanan Kasepuhan di bilangan Objek Wiasata Cikuya di Kecamatam Lemahabang Kabupaten Cirebon, Minggu (9/9/2018).

Sulaiman menambahkan pada awalnya mata air ini bagus dan tertata rapih bahkan sering di kunjungi beberapa peziarah dari berbagai wilayah baik Pulau Jawa maupun dari mana mana.

“Yang pada waktu itu jabatan Jupel (juru pelihara) di pegang oleh kakek kami, banyak dikunjungi peziarah dari berbagai Kota”.

Baca Juga :  Mobil Siaga Desa Teronggok 2 Bulan di halaman Kantor Polsek Lemahabang

Adapun sekarang di gantikan oleh dirinya karena setelah setelah turun temurun dari seabad lampau.
“Setelah kakek kami meninggal, maka di gantikan oleh anaknya pada akhir abad 19 dan pada saat ini kami meneruskan sebagai juru rawat,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru