Mendikbud: Kepala Sekolah Adalah Manajer Sekolah

- Redaksi

Kamis, 19 April 2018 - 12:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali menegaskan peran penting kepala sekolah dalam memajukan sekolah. Kepala sekolah harus bisa memberi arah pengembangan sekolah.

“Sudah saya tanda tangan permen tentang kepala sekolah. Kepala sekolah itu manajer,” tutur Mendikbud saat meninjau kesiapan pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 1 Gegesik Kabupaten Cirebon, Rabu (18/4).

Menurutnya, kepala sekolah menjadi kunci keberhasilan sekolah. Mendatang, Kemendikbud mendorong sistem kompetisi berdasarkan kinerja kepala sekolah. “Yang prestasinya terbawah kembali jadi guru, digantikan dengan yang baru,” kata Mendikbud.

Menurut Muhadjir, Kepala sekolah tidak perlu mengajar. Kepala sekolah harus memiliki visi dan keyakinan kuat dalam memajukan sekolah yang dikelolanya. Ada tiga tugas utama seorang kepala sekolah, yakni memajukan sekolah, mencerdaskan murid, dan menyejahterakan para guru. 

Baca Juga :  Harris Bobihoe: Pemkot Bekasi Intens Penanganan Bencana Dengan Deputi BNPB

“Kepala sekolah boleh memajukan sekolahnya sesuai visi sekolah. Ada yang maju di seni budaya, maju di pedalangan, maju di musik, maju di hafiz quran. Masing-masing sekolah punya branding,” kata Mendikbud.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud memberikan apresiasi kepada Kabupaten Cirebon, khususnya SMP Negeri 1 dan 3 Gegesik yang telah menyelenggarakan kemitraan dengan sanggar seni yang dikelola masyarakat dalam menguatkan pendidikan karakter. Keberadaan sanggar, dan pusat kebudayaan di daerah harus digunakan untuk pembelajaran siswa.

Baca Juga :  Iwa Karniwa: Acara ini Sangat Luar Biasa

Kepala sekolah harus melakukan inovasi pembelajaran. Sekolah harus cermat memanfaatkan berbagai sumber belajar di lingkungan sekitar; mesjid, gereja, museum, bahkan pasar adalah tempat belajar yang baik.

“Sekolah sudah bukan satu-satunya sumber belajar, guru bukan satu-satunya tempat bertanya murid. Peranan guru bukan sebagai tutor, justru sebagai penghubung sumber belajar,” pungkasnya.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
SDN Bojongsari 04 Punya Tiga Ruang Kelas Baru, Kini Berharap Lapangan dan Panggung Seni

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Berita Terbaru