SMKN 1 Lemahabang Kabupaten Cirebon Gelar Aksi Donor Darah

- Redaksi

Rabu, 6 Desember 2017 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sebagai salah satu tugas dan tanggung jawab PMR sebagai organisasi yang mempunyai visi kesehatan, kemanusiaan, serta tolong menolong, PMR Wira Unit SMKN 1 Lemahabang Kabupaten Cirebon menggelar aksi donor darah yang bertempat di Aula SMKN 1 Lemahabang hari Rabu (6/12). Kegiatan ini mengusung tema “Donate Your For Humanity” yang berarti “Donasi Anda Untuk Kemanusiaan”, di mana setetes darah itu sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan, guna meningkatkan suatu kesadaran akan pentingnya hidup tolong menolong.

Kegiatan yang telah berlangsung setiap tahun tersebut, telah bekerjasama dengan PMI Kabupaten Cirebon dengan harapan dapat membantu sesama yang berlandaskan kemanusiaan dan berbagi.

Melati Dian Kinasih selaku Ketua Umum PMR Wira Unit SMKN 1 Lemahabang Kabupaten Cirebon mengatakan, bahwa kegiatan donor darah ini tidak ada kesulitan atau kendala apapun. Kita, selain kerjasama yang baik dari tim, pihaknya juga dibantu oleh PMI Kabupaten Cirebon.

“Kegiatan ini kami laksanakan biasanya tiga bulan sekali. Saya juga berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat memotivasi khususnya para siswa agar lebih peduli kepada sesama,” jelasnya.

Darah yang telah terkumpul dalam kegiatan ini sebanyak 53 kantung darah. Semuanya itu akan ditampung oleh PMI, untuk membantu orang-orang yang membutuhkan darah.

Adapun syarat agar bisa menjadi pendonor menurut Melati adalah umur minimal 17 tahun, berat badan minimal 45 kg, temperatur tubuh normal 36,6–37,5 derajat celcius, haemoglobin wanita minimal 12 gram, dan pria minimal 13 gram. Selain itu, tekanan darah normal yaitu sistole 110-160 mmHg, diastole 70-100 mmHg, untuk wanita tidak sedang mengalami menstruasi.

Baca Juga :  Stok Labu Darah di PMI Majalengka Menipis

Sedangkan menurut Abdul Riki selaku siswa SMKN 1 Lemahabang Kabupaten Cirebon, dirinya merasa senang karena telah masuk dalam persayaratan menjadi seorang pendonor.

“Saya merasa senang menjadi pendonor. Sebelum saya terpilih menjadi pendonor pertama, saya dicek dulu berat dan tinggi badan, mengisi data, dan formulir. Setelah itu cek darah jika belum diketahui golongan darahnya. Kemudian cek tensi. Dan jika tensinya di atas normal, bisa dilanjut ke tes hemoglobin. Jika hemoglobinnya telah memenuhi dalam persyaratan, bisa langsung masuk untuk donor darah, sebanyak 350 cc,” tuturnya.

Baca Juga :  Jawa Barat Menjadi Provinsi Pertama yang Menerapkan Sekolah Ramah Anak

Tujuan Riki mengikuti kegiatan donor darah ini menurutnya adalah guna menyehatkan tubuh dan suatu perbuatan yang mulia. Dan juga untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan.

Sedangkan menurut salah satu siswa yang tidak dapat masuk ke dalam persyaratan bernama Dinda Aprilia Andarini menjelaskan, untuk saat ini dirinya masih belum bisa menjadi seorang pendonor. Hal tersebut dikarenakan tiga hari sebelum donor darah, Dinda terserang sakit dan mengkonsumsi obat.

“Walaupun itu obat flu atau obat sakit kepala, tetapi tidak diperbolehkan tiga hari sebelum donor darah. Dari persyaratan yang lainnya Alhamdulillah semuanya telah memenuhi persyaratan namun hanya itu kendalanya,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Mohamad Ikhfar Tsalahuddin Jabat Assistant Director of Sales Harper Cikarang
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
SDN Bojongsari 04 Punya Tiga Ruang Kelas Baru, Kini Berharap Lapangan dan Panggung Seni
Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Mohamad Ikhfar Tsalahuddin Jabat Assistant Director of Sales Harper Cikarang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Berita Terbaru