Sosialisasi SPMB di Kabupaten Bekasi Diperkuat, Pranoto Tekankan Pencegahan Masalah PPDB

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Pranoto memberikan pemaparan saat sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 tingkat SD di Kabupaten Bekasi.

i

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Pranoto memberikan pemaparan saat sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 tingkat SD di Kabupaten Bekasi.

Kabupaten Bekasi – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mulai menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) secara bertahap di 23 kecamatan.

Kegiatan yang berlangsung pada 4–11 Mei 2026 ini dilakukan guna memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan transparan, tertib, dan bebas pungutan liar.

Roadshow sosialisasi dilakukan dengan membagi tim ke sejumlah wilayah. Setiap harinya, dua kecamatan dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut agar seluruh sekolah mendapatkan pemahaman yang sama terkait pelaksanaan SPMB.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Pranoto mengatakan, sosialisasi ini menjadi bagian penting untuk mencegah berbagai persoalan yang kerap muncul saat penerimaan murid baru.

Baca Juga :  Seruuu, Ratusan Anak Ikuti Event HiLo School Draw di Go! Wet Waterpark

“Pelaksanaan sosialisasi dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi dengan sistem pembagian tim. Sebanyak 23 kecamatan akan mengikuti kegiatan ini, dengan pelaksanaan dua kecamatan setiap harinya,” ujar Pranoto saat kegiatan sosialisasi di SDN 01 Sukaraya, Senin (4/5/2026).

Dalam sosialisasi tersebut, Dinas Pendidikan juga memaparkan hasil refleksi Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Komisi Pemberantasan Korupsi tahun 2025 sekaligus persiapan MCSP 2026. Materi ini menjadi perhatian utama untuk mencegah praktik pungli maupun titip-menitip siswa saat proses penerimaan berlangsung.

Baca Juga :  Ajang Kontestan MTQ di Kecamatan Pondok Melati di Ikuti 12 Kecamatan se-Kota Bekasi

“Materi MCSP KPK menjadi salah satu fokus, khususnya terkait pencegahan pungutan liar dan praktik titip-menitip, sehingga pelaksanaan SPMB terhindar dari praktik korupsi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan pentingnya sekolah mematuhi ketentuan daya tampung siswa yang telah diverifikasi oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat. Sekolah diminta tidak menerima siswa melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

“Penerimaan siswa harus disesuaikan dengan daya tampung yang telah diverifikasi. Sekolah tidak diperkenankan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan,” tegas Pranoto.

Baca Juga :  Mahasiswa President University Bersinar di Taylor’s Lakeside Model United Nations di Malaysia

Tak hanya membahas aturan penerimaan siswa, sosialisasi juga memuat penjelasan rinci mengenai petunjuk teknis (juknis) SPMB, termasuk persyaratan administrasi yang wajib dipenuhi calon peserta didik.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi berharap proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027 dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan memberikan kesempatan pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Kabupaten Bekasi.

“Petunjuk teknis terkait persyaratan disampaikan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, sehingga tidak ada alasan yang menyebabkan anak tidak dapat mengakses pendidikan di tingkat sekolah dasar,” pungkasnya. (Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Pelepasan dan Pentas Seni TK Mafaza 2026 di Cibitung Berlangsung Haru, Guru hingga Orang Tua Menangis
Pesan Teti Karyati di Perpisahan SDN Muktiwari 01 Bikin Haru, Harap Jadi Program Unggulan
Pelepasan SDN Muktiwari 01 Penuh Haru, Kepsek Hasanudin, Guru dan Komite Sampaikan Pesan Menyentuh
Komite SDN 01 Muktiwari Minta Lulusan Jaga Nama Baik Sekolah
Kelulusan SDN Muktiwari 01 Berlangsung Haru di Babelan, Ini Pesan Penting Kepala Sekolah
Universitas Pelita Bangsa Edukasi Warga Bekasi, Kekerasan terhadap Hewan Bisa Berujung Hukum
DPRD Bekasi Warning Disdik, SPMB 2026 Jangan Sampai Chaos Lagi

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

Pelepasan dan Pentas Seni TK Mafaza 2026 di Cibitung Berlangsung Haru, Guru hingga Orang Tua Menangis

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:27 WIB

Pesan Teti Karyati di Perpisahan SDN Muktiwari 01 Bikin Haru, Harap Jadi Program Unggulan

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:06 WIB

Pelepasan SDN Muktiwari 01 Penuh Haru, Kepsek Hasanudin, Guru dan Komite Sampaikan Pesan Menyentuh

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Komite SDN 01 Muktiwari Minta Lulusan Jaga Nama Baik Sekolah

Berita Terbaru