Aldera dan ARAK Dorong KPK Usut Tuntas Kasus Sunjaya

- Redaksi

Kamis, 15 November 2018 - 19:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera) dan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Arak) melakukan orasi di depan Kantor Bupati Cirebon dan Kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (15/11/2018).

Koordinator aksi, Warcono mengatakan sejak ditetapkannya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra dan Sekdis PUPR Gatot Rachmanto oleh KPK. Proses hukum yang sedang dilakukan KPK pihaknya mendukung penuh.

Bahkan, yang diduga ikut terlibat didalam sangkaan KPK yakni jual beli jabatan, fee proyek dan proses perizinan ini harus segera diusut tuntas, artinya kalau diduga ikut terlibat dan alat bukti cukup kuat ya maka harus ditetapkan sebagai tersangka untuk menyusul Sunjaya dan Gatot Rachmanto.

“Kami mendukung KPK untuk usut tuntas kasus ini. Kami duga masih banyak kroni-kroni Sunjaya Purwadisastra yang ikut terlibat,” kata Warcono.

Dikatakannya, pihaknya sengaja mendatangi Kantor Bupati Cirebon dan DPRD Kabupaten Cirebon itu selain memberikan support kepada KPK untuk mengusut tuntas. Pihaknya juga menuntut kepada Plh bupati Cirebon ini yang tidak memiliki kewenangan luas dikarenakan tersandera oleh proses hukum yang ada di KPK.

Baca Juga :  Sidang Suap Meikarta Digelar, Jaksa KPK Beberkan Belasan Uang Suap Mengalir di Pejabat dan Bupati

“Kami menduga Rahmat Sutrtisno sebagai Baperjakat ikut juga didalamnya. Dan kami juga menyoroti peran serta Kepala Dinas Kesehatan bahwa Kadis itu turut membantu Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dan Sekretaris daerah dalam jual beli jabatan itu. Maka kedua orang itu harus diusut tuntas,” ungkapnya.

“Kami pun mendorong Kejaksan dan Kepolisian untuk mengungkap secara tuntas kroni-kroni Sunjaya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Institusi Polri Harus Berbenah, Berkaitan Dugaan "Skandal" Anggota Polri Saat Bertugas di KPK

Lebih lanjut Warcono menilai, selama ini DPRD Kabupaten Cirebon kerjanya apa? Padahal mereka sudah diberi amanat oleh rakyat maka harus berpihak kepada rakyat. Kemudian fungsi kontrolnya seperti apa.

“Adanya OTT KPK kok DPRD malahan tidur, tidak ada kerjanya alias mandul banget. Dan kami duga juga seluruh kepala dinas diduga ikut andil dalam jual beli jabatan serta jual beli proyek,” pungkasnya. (ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:03 WIB