Dani menuturkan para kontingen yang terpilih mewakili Kabupaten Bekasi pada Jambore Nasional, secara resmi telah masuk dalam Sangga Pramuka Garuda dari Kwarcab Kabupaten Bekasi.
“Tunjukkan bahwa kalian memang pantas, dan dapat diberi arahan. Sebagai anggota Sangga, tentu kalian dapat menempatkan diri dan dapat menjaga kehormatan selaku anggota sangga di manapun berada,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi, kata Dani, memberikan dukungan penuh kepada para kontingen Pramuka penggalang ini untuk semua kebutuhannya, mulai dari akomodasi, konsumsi dan pelatihannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Kwartir Cabang Kabupaten Bekasi, R. Yana Suyatna menyampaikan, para kontingen merupakan anggota yang lolos seleksi secara ketat yang dilakukan dengan kriteria memiliki kecakapan khusus yang tidak dimiliki kebanyakan anggota.
Kontingen yang lolos menjadi wakil dari Kwarcab Kabupaten Bekasi seluruhnya berjumlah 16 orang, terdiri dari 2 regu, dengan jumlah satu regu sebanyak 8 anggota putera dan puteri. Mereka memiliki tanda kecakapan khusus, keaktifan dari Gugus Depan dan sekolahnya dalam berbagai kegiatan Pramuka.
“Ketika mereka tidak aktif kemudian tidak mendapatkan kualifikasi siswanya atau anak didiknya maka mereka akan gugur dengan sendirinya,” jelas Yana usai melepas kontingen Jambore Nasional.
Yana berharap dengan dilakukannya pelepasan kontingen Jambore Nasional, Pramuka Kabupaten Bekasi kembali menggiatkan aktivitas dalam menghadapi berbagai program ke depan. Salah satunya adalah Jambore Dunia di Korea Selatan tahun 2023 mendatang.
“Ya, kita akan menghadapi Jambore Dunia tahun 2023 di Korea Selatan, tahun ini kita akan seleksi juga, alhamdulillah sudah ada beberapa yang masuk, yang persyaratannya harus memiliki tanda kecakapan khusus dan umum,” ungkapnya. (red)
Halaman : 1 2






















