M. Said: PPP Bekasi Kota Milenial Sudah Dibentuk 2014

  • Whatsapp

RJN, Bekasi – Salah satu cara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk meraih target tiga besar nasional adalah dengan menggaet suara pemilih pemula atau milenial. Dan sudah di lakukam pada 2014 tahun lalu pemilih milenial sudah berjalan

M. Said Anggota DPRD Kota Bekasi menjelaskan para kader atau caleg harus mampu berkampanye dengan cara-cara yang milenial lakukan atau perlukan.

Bacaan Lainnya

Caranya, M. Said menginstruksikan para caleg agar bisa melebur dan menjadi seperti yang milenial butuhkan dan lakukan.

“Ya caleg harus bisa melakukan hal-hal untuk milenial, denga cara melalui dekat dengan warga sekaligus mendengarkan aspirasi apa yang dikeluhkan warga,” ujarnya Said yang kini menyalonkan Caleg DPRD Provinsi Jabar No.Urut 1 Dapil Jabar 8 Kota Depok-Bekasi.

Selain itu, Cemong sapaan akrabnya menjelaskan, para caleg harus mulai menggarap kampanye secara digital melalui sosial media atau website.

Sosial media dan website menjadi langkah yang cukup efektif untuk meningkatkan engagement antara caleg dan user sebagai target pemilih.

“Saya sampaikan kepada para caleg bahwa sosial media saat ini sudah digunakan oleh setengah penduduk Indonesia artinya apa, kalau caleg tidak menggunakan sosial media ini jadi persoalan, maka mereka akan ditinggalkan oleh setengah pemilih, mereka harus aktif di sosial media, ya minimal facebook dan instagram,” terangnya saat di temui di tempat kediamannya usai Reses I.

Langkah ini, kata Cemong, sekaligus menekankan kepada masyarakat bahwa PPP bukanlah partai tua dan menepis anggapan yang selama ini melekat pada partai bergambar ka’bah ini.

“Sampaikan bahwa PPP bukan partai tua, lha ketuanya saja paling muda di antara partai lainnya,” katanya.

Ia menganggap pemilih pemula merupakan pemilih yang paling sulit dipetakan. Namun ia meyakini, instruksi dari ketua umum untuk menggunakan sosial media setidaknya akan membantu meraih porsi pemilih pemula untuk mencoblos partai bernomor urut 10 ini.

“Untuk kalangan tua kita gencarkan coblos Ka’bah, tapi kalau untuk anak muda ini yang kita harus bisa melebur, menjadi seperti apa yang mereka butuhkan, kita kenalkan partainya, nama calegnya, itu akan masuk,” tambahnya.(Adv/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *