Maknyuuuss, Pedesan Entog di WKM Kuningan

  • Whatsapp

RJN, Kuningan – Kuliner khas priangan, seperti pedesan entog, pedesan puyuh, sayur asem, sayur lodeh, aneka pepes, dan sambel terasi bisa mengembalikan kenangan. Berbagai makanan itu bisa didapatkan di Warung Kopi Manis (WKM), Jalan Ir. Soekarno, Cigintung, Kuningan.

WKM Kuningan buka mulai pukul 06.00-21.00 WIB. Dengan konsep pedesaan khas priangan, WKM membuat para pengunjung enggan beranjak.

Bacaan Lainnya

Tempatnya nyaman, jadul, mengingatkan masa kecil saat di rumah ibu. Sajian kulinernya seperti terasa di rumah,” ujar Tatang, salah satu pengunjung.

Konsep WKM Kuningan tidak berbeda jauh dengan WKM di Cirebon. Namun, nuansa alam Warung Kopi Manis Kuningan yang berdiri di atas lahan 1.400 meter lebih terasa. Hal itu karena WKM Kuningan berada di tengah kebun dengan pemandangan Gunung Ciremai.

Pemilik Warung Kopi Manis, Anton Oktaviano, mengungkapkan, dari sekian daerah di Ciayumajakuning, permintaan untuk buka cabang lebih banyak dari pelanggan di Kuningan.

Meski demikian, harga semua menu sama, antara Rp2 ribu hingga Rp20 ribu. Meski tergolong murah, kualitas masakannya sama.

Semua menu dan harganya sama, tidak membedakan daerah. Kualitas maupun resep masakannya juga sama. Hanya di sini ada tambahan pedesan entog sebagai makanan kasta tertingginya,” jelas Anton, yang berasal dari Lengkong, Garawangi, Kuningan.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Acep Purnama mengaku bangga dengan WKM yang melestarikan makanan tradisional.

“Ada sebuah kebanggaan bagi kami karena ada nilai-nilai tradisional dalam konsep Warung Kopi Manis. Sesuai dengan temanya, kembali ke cerita masa lalu,” ujarnya, Selasa (23/3).

Acep menambahkan, kreativitas tersebut patut dikembangkan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan.

Saya salut dan bangga dengan Kang Anton yang berani membukan usaha di tengah pandemi Covid-19 seperti ini,” pungkasnya.

(din)

 

Pos terkait

Comment