LGBT di Kabupaten Cirebon Tembus Hingga 664 Orang

- Redaksi

Senin, 22 Januari 2018 - 21:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Setidaknya terdapat 664 orang LGBT yang tersebar pada 40 kantong komunitas LGBT yang tersebar di 40 Kecamatan di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut diungkapkan oleh Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Nanang Ruhyana.

Menurutnya, ada 34 kasus penularan HIV/AIDS di 29 layanan kesehatan yang tersebar di Kabupaten Cirebon yang terjadi dalam Komunitas LGBT pada tahun 2017 kemarin. Bahkan, jumlah penderita HIV/AIDS meningkat 100% setiap tahunnya.

“Masih banyak faktor penghambat yang ditemui Dinas Kesehatan dalam memberikan penyuluhan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Karena, mereka takut terekspos sehingga dikhawatirkan akan mendapatkan diskriminasi dari masyarakat,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya, Senin (22/1).

Nanang melanjutkan, masih kurangnya pendidikan seks di lingkungan pendidikan yang dianggap tabu menjadi salah satu faktor penyebab meningkatkan jumlah LGBT, serta meningkatnya usia produktif yang cenderung terjerumus masuk ke komunitas LGBT. Hal tersebut bisa diakibatkan oleh kurangnya kasih sayang dari orang tua. Dan juga, minimnya pengetahuan pendidikan tentang seks di kalangan para remaja, khususnya pelajar SMP dan SMA, serta dewasa khususnya di Universitas yang ada di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Wapres Gibran Turun ke Lokasi Banjir Bekasi, Normalisasi Kali CBL Jadi Prioritas

“Karena pendidikan seks masih tabu untuk diberikan secara lebih masiv. Padahal para remaja dan dewasa bisa mengetahui sisi berbahaya dari tindakan seks bebas dan berpotensi terpapar penyakit menular dan mematikan,” tuturnya.

Lanjut Nanang, salah satu kerentanan yang dihadapi oleh para remaja pada saat pencarian jati diri, merupakan pintu masuk yang rentan terjerumus masuk dalam lingkungan Komunitas LGBT.

“Kami berencana melalui pembinan dan sosialisasi pendidikan seks di setiap sekolah, walaupun pihak Dinas Pendidikan masih menganggap tabu tentang pendidikan seks,” terangnya.

Data resmi yang masuk di Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon sampai saat ini terdapat 1.534 kasus penderita HIV/AIDS. Dan khususnya pada tahun ini terdapat kenaikan jumlah penderita sebanyak 206 orang per Desember 2017, kenaikan hampir 100% tiap tahunnya.

Baca Juga :  KPwBI Cirebon Siapkan Rp 5,59 Triliun untuk Penukaran Uang Baru

“Jika kita mengikuti rumus dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), jika ada 1 kasus penderita Penyakit HIV/AIDS, maka di sekitarnya harus ditemukan 200 orang baru yang terpapar penyakit HIV/AIDS. Dan jika dihitung melalui rumus WHO, maka di Kabupaten Cirebon secara resmi terdapat 1.534 kasus penderita HIV/AIDS. Maka bisa dikalikan 200 orang penderita HIV/AIDS dikali 1.534 orang, maka terdapat 306.800 kasus HIV/AIDS,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB