Kota Bekasi Hanya Memiliki Dua Paslon

- Redaksi

Rabu, 18 April 2018 - 15:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Berbeda dengan Pilwalkot Bekasi 2012 yang menghadirkan lima pasangan calon, kali ini, Pilwalkot Bekasi 2018 hanya diikuti dua pasangan.

Kedua pasangan itu berdasarkan nomor urutnya adalah Rahmat Effendi – Tri Adhianto Tjahyono di nomor urut 1, dan Nur Supriyanto – Adhy Firdaus Saady di nomor urut 2.

Hal itu tidak terlepas dari dinamika yang terjadi di tubuh PDIP yang gagal mengusung kadernya, sehingga partai berlambang banteng tersebut bergabung dengan koalisi yang dibangun calon petahana dengan jumlah dukungan sebanyak 37 kursi di parlemen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pasangan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady diusung koalisi PKS dan Gerindra dengan jumlah 13 kursi di DPRD. Nur Supriyanto menyebut koalisi tersebut sebagai koalisi yang alamiah, karena sebelumnya dua partai itu juga berkoalisi di Pilgub DKI Jakarta.

Baca Juga :  Iing Syam : Jangan Tanya Soal Wabup Ke Saya

1. Rahmat Effendi dan Tri Adhianto Tjahyono

Rahmat Effendi merupakan calon wali kota Bekasi petahana. Selama memimpin Kota Bekasi dari tahun 2012, ia telah mengantarkan kota patriot itu meraih berbagai penghargaan. Bersama Tri Adhianto, Rahmat didukung koalisi besar delapan partai, yakni Golkar, PAN, PPP, Hanura, PKB, Nasdem, PDIP, dan PKPI.

Sementara itu, Tri Adhianto Tjahyonoadalah birokrat berpengalaman. Ia pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan Kota Bekasi, di antaranya Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bekasi.

Visi yang diusung pasangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto terbilang lugas, yakni menjadikan Bekasi kota cerdas, kota kreatif, kota maju, kota sejahtera, dan kota Ihsan. Menurut Rahmat, visi-misi itu sebagai motivasi baik untuk warga Kota Bekasi maupun kalangan birokrat.

Baca Juga :  Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Mengenai program pembangunan dan kesejahteraan rakyat, keduanya akan melanjutkan program yang selama ini telah dijalankan. Mereka mengaku telah menangani sejumlah persoalan penting, di antaranya mengurangi titik banjir, menambah lapangan perkerjaan, membangun sarana olahraga, serta persoalan di bidang kesehatan dengan solusi Kartu Bekasi Sehat.

2. Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus Saady

Nur Supriyanto terbilang politisi kuat di daerah pemilihannya. Ia telah terpilih menjadi anggota DPRD Jabar selama tiga periode berturut-turut. Berbekal pengalaman di legislatif, Nur Supriyanto maju di Pilwalkot Bekasi 2018 dipasangkan dengan kader Partai Gerindra, Adhy Firdaus Saady.

Baca Juga :  Ahmad Syaikhu Berkemas Barang dari Rumah Dinas

Adhy Firdaus Saady merupakan pengusaha sukses asli Bekasi. berhasrat memajukan tempat kelahirannya, ia maju sebagai calon wakil wali kota didukung PKS dan Gerindra. Selain berbisnis, Adhy juga aktif di sejumlah organisasi baik di bidang perkumpulan pengusaha, olah raga, serta pendidikan.

Jika terpilih, pasangan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus akan mengeluarkan Kartu Bekasi Maju (KBM) yang memiliki tiga fungsi, yakni sebagai layanan kesehatan gratis di lebih dari 2000 rumah sakit di Indonesia, jaminan pendidikan 12 tahun untuk anak warga Bekasi, dan bantuan sosial Rp 800.000 per bulan bagi keluarga tidak mampu.

Selain program unggulan KBM, pasangan nomor urut 2 ini ingin memunculkan lapangan kerja baru untuk anak-anak muda dengan berbasis online serta menciptakan pengusaha-pengusaha muda Bekasi.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Tak Sekadar Parade Budaya, PNBK Bekasi Galang Rp500 Juta untuk NTT
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Berita Terbaru