Sedangkan Qatadah, biasanya mengkhatamkan Al-Qur’an dalam tujuh hari. Namun, ketika bulan Ramadan, ia mengkhatamkannya setiap tiga hari, bahkan pada sepuluh hari terakhir Ramadan, ia mengkhatamkannya setiap malam.
Dalam sebuah riwayat yang berasal dari Ibnu Abbas RA, membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan sudah menjadi salah satu kebiasaan Rasulullah SAW.
وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ
Artinya: “Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Qur’an bersamanya.” (HR. Bukhari)
M. Quraish Shihab dalam bukunya M. Quraish Shihab Menjawab 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui menjelaskan, membaca Al-Qur’an dianjurkan kapan saja dan sesuai kemampuan masing-masing individu. Dalam hal ini, tidak ada kewajiban hanya membacanya saat Ramadan maupun selain bulan suci itu.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










