rakyatjabarnews.com – Tak hanya di bulan Ramadan, membaca Al-quran di bulan yang lainnya pun sama harus dilaksanakan. Namun demikian, dibulan Ramdan dinilai ahli soal keutamaan kerap disebut sebagai sahrut tilawah.
Dalam buku Kesempurnaan Ibadah Ramadan yang ditulis oleh Abdul Manan, sahrut tilawah adalah bulan membaca Al-Qur’an atau bulan melipatgandakan membaca Al-Qur’an. Sahrut tilawah juga diartikan sebagai bulan menekunkan diri untuk memahami makna Al-Qur’an.
Menurut Ibnu Katsir dalam tafsirnya, Allah SWT memuji bulan Ramadan di antara bulan-bulan lainnya. Sebab, Dia telah memilihnya sebagai bulan yang padanya diturunkan Al-Qur’an yang agung.
Seorang muslim dianjurkan membaca Al-Qur’an di bulan turunnya kitab ini. Bahkan dalam Siyar A’lam An-Nubala karya Muhammad bin Ahmad bin ‘Utsman Adz-Dzahabiy dan dijelaskan dalam buku Mahfudhat Fadlailun Nabi was Shohabah oleh Abdul Aziz Wahab, Imam Syafi’i biasa mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 60 kali di bulan Ramadan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










