Soroti Disdukcapil, Ketua Komisi 1 DPRD Berharap Sitem Kemanan IT Harus Diperketat

- Redaksi

Selasa, 15 Juni 2021 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rakyatjabarnews. com, Bekasi – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi berharap kinerja sistem kemanan IT di Perketat agar Hacker retas layanan online di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi tidak terulang lagi, pada Kamis (10/6/2021) Minggu lalu.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini mengatakan, tentu ini sangat memprihatinkan, dan menunjukan sistem yang ada Disdukcapil belum dilengkapi dengan proteksi keamanan yang tinggi,” ujarnya saat di wawancarai via whats’app, Rabu (16/06/2021).

Baca Juga :  Wagub Jabar: Jangan Abaikan Ibadah Di Tengah COVID-19

Akibat ulah hacker retas pelayanan kependudukan online Disdukcapil Kabupaten Bekasi tersebut, kini pelayanan langsung dihentikan sementara waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mirisnya lagi, ada sebanyak 2,3 juta data penduduk Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bocor setelah diretas hacker. Kejadian pelayanan online kependudukan diretas hacker, haru cepat tanggap mengenai kejadiam hal ini, “ujarnya Ani.

Baca Juga :  Ketua Komisi I Apresiasi Perpustakaan Multikultural, Sempurnakan Layanan Fasilitas Literasi

Masih Kata Ani, Sejauh ini upaya Disdukcakpil dalam meningkatkan pelayanan kependudukan sudah progresif, hanya semangat ini perlu mendapat dukungan pada tingkat kecamatan. Penggunaan layanan online memang sesuatu yang niscaya seiring dengan era digital seperti sekarang ini. Hanya dengan segenap kelebihan yang dilaksanakan secara digital/online juga perlu diantisipasi tingkat kelemahan dari pelayanan via digital/online tersebut.

” Seperti masyarakat yang masih gaptek, atau kendala teknis terkait sinyal dan lain-lain termasuk diantaranya kebocoran data. Oleh sebab itu sistem yang ada perlu disempurnakan dengan sistem keamanan IT yang memadai, “tegasnya politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  Gelar Rapat Paripurna, 2 Anggota DPRD di PAW

Dirinya berharap, semoga kebocoran data tidak terjadi lagi, sistem harus disertai keamanan yang menjadikan data yang masuk menjadi data tertutup yang hanya bisa diakses oleh dinas dengan bidang terkait, “tandasnya.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
Sinergi Patriot Bekasi Usul 20 Ribu Sambungan Jargas Baru, Warga Mulai Tinggalkan LPG
Resmi Terpilih Jadi BPD, Anen Cerdik Parwoto: Ini Kemenangan Warga
Camat Cibitung Apresiasi Tingginya Antusias Warga dalam Pemilihan BPD
ACP Tegak Lurus! Doa Bersama Menangkan Anen Cerdik Parwoto Guncang Dusun 3
Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta
Viral Dugaan Pencemaran Kali Rawalumbu, Pemkot Bekasi Ambil Sampel Air

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:06 WIB

Sinergi Patriot Bekasi Usul 20 Ribu Sambungan Jargas Baru, Warga Mulai Tinggalkan LPG

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIB

Resmi Terpilih Jadi BPD, Anen Cerdik Parwoto: Ini Kemenangan Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Camat Cibitung Apresiasi Tingginya Antusias Warga dalam Pemilihan BPD

Berita Terbaru

Bekasi

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB