Kembangkan Solusi Digital Ramah LingkunganXL Axiata Perkuat Ekosistem Green Smart City Berbasis IoT dan AI

- Redaksi

Sabtu, 9 Desember 2023 - 22:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Keterangan Foto: CEO PT. Xekar, Ria Putri Sekarwidati,  Business Development Executive - IBM, Donny Gunawan, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, Director Smart Cities and Communities Innovation Center ITB, Prof. Dr.Ir. Suhono Harso Supangkat, M.Eng. CEO PT. Cahaya Mutiara Sentosa, Edward Halim, CEO PT. Maggot Indonesia Lestari, Markus Susanto dalam prosesi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan kerja sama antara XL Axiata dengan Institut Teknologi Bandung, IBM, PT Cahaya Mutiara Sentosa, PT Maggot Indonesia Lestari dan PT Xekar. XL Axiata melalui XL Axiata Business Solutions berkolaborasi dengan X-CAMP menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra strategis dan menggelar acara bertajuk “Unveiling XL IoT Ecosystem Lounge: Innovate, Elevate, and Integrate” di Jakarta pada Jumat (8/12).

i

Keterangan Foto: CEO PT. Xekar, Ria Putri Sekarwidati, Business Development Executive - IBM, Donny Gunawan, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, Director Smart Cities and Communities Innovation Center ITB, Prof. Dr.Ir. Suhono Harso Supangkat, M.Eng. CEO PT. Cahaya Mutiara Sentosa, Edward Halim, CEO PT. Maggot Indonesia Lestari, Markus Susanto dalam prosesi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan kerja sama antara XL Axiata dengan Institut Teknologi Bandung, IBM, PT Cahaya Mutiara Sentosa, PT Maggot Indonesia Lestari dan PT Xekar. XL Axiata melalui XL Axiata Business Solutions berkolaborasi dengan X-CAMP menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra strategis dan menggelar acara bertajuk “Unveiling XL IoT Ecosystem Lounge: Innovate, Elevate, and Integrate” di Jakarta pada Jumat (8/12).

Gede menambahkan, solusi-solusi digital dalam ekosistem Green Smart City yang dihadirkan oleh XLABS tersebut sebelumnya sudah melewati masa inkubasi, dan di realisasikan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sustainability. Dan pada akhirnya ekosistem tersebut pun sudah bisa dikomersialisasikan dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan industri berbagai sektor, juga untuk pemerintahan, bahkan dapat pula dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat luas. Konsep Green Smart City dibuat dengan mengembangkan layanan solusi digital yang menerapkan tren teknologi saat ini menuju Society 5.0, di mana teknologi tidak hanya berbicara tentang otomasi atau smart things, tetapi juga bagaimana dengan teknologi bisa mempengaruhi kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik.

Baca Juga :  Jeep Rayakan 85 Tahun di IIMS 2026, Tampilkan Wrangler dan Gladiator

Dalam ekosistem Green Smart City yang dihadirkan oleh XL Axiata, solusi-solusi berbasis IoT dan AI yang tersedia antara lain:

• HydroponiX
Solusi ini ditujukan untuk pertanian hidroponik, yang mampu menyediakan kegunaan berupa sistem monitoring, auto feeding nutrisi, serta pemantauan suhu lingkungan tempat budidaya. Faktor-faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, cahaya matahari, kadar PH, cairan nutrisi, serta faktor terukur lainnya yang dapat menentukan keberhasilan bertani hidroponik dapat dimonitor dan diatur secara baik dan sesuai kebutuhan melaui sarana IoT Hidroponik ini.

• X-Maggot
Solusi ini untuk budidaya maggot, yang memiliki sejumlah fitur, seperti pemantauan lingkungan dan kontrol suhu atau kelembaban di lokasi peternakan Black Soldier Fly (BSF). Manfaat dari solusi ini adalah untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya operasional dan sumber data untuk keperluan Big Data dan Artificial Intelligence untuk mempermudah perencanaan, proyeksi, hingga perawatan.

Baca Juga :  Mahasiswa XL Future Leader Siapkan Mahasiswa Beradaptasi dengan Trend Industri 4.0

• Temptrax
Solusi untuk memantau suhu lingkungan pada industri berbasis cold chain agar suhu tetap sesuai dengan kondisi yang diinginkan, dilengkapi dengan dashboard monitoring (hingga minus 55 derajat celcius). Solusi ini memiliki berbagai benefit diantaranya, meminimalisir degradasi kualitas produk, adanya jaminan kualitas produk untuk sampai ke konsumen, ada notifikasi jika terjadi anomali perubahan suhu, sumber data untuk keperluan Big Data/AI untuk mempermudah perencanaan, proyeksi dan perawatan (sudah terintegrasi dengan IoT platform Kemenkes – SMILE)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik
Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker
Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan
New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam
Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja
Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan
Energy Week 2026 Soroti Kolaborasi Lintas Sektor untuk Industri Energi Masa Depan
Soekarno Cup 2026, Banteng Jakarta FC Jadi Wadah Talenta Muda dan Regenerasi Sepak Bola
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:20 WIB

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik

Minggu, 6 September 2026 - 07:15 WIB

Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 15:50 WIB

Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan

Jumat, 4 September 2026 - 05:21 WIB

New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WIB

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB