Kapolres Cirebon: Terdapat Beberapa Perubahan Titik Penjemputan Angkutan Online

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kapolres Kota Cirebon AKBP Adi Vivid menjelaskan bahwa ada beberapa perubahan terkait titik-titik penjemputan angkutan online, sesuai degan hasil rapat Kasat Lantas dengan Satgab Oke (Satuan Gabungan Online Konvensional). Dia mencontohkan, di sekolah telah disepakati 100 meter untuk titik penjemputan. Ternyata telah disepakati kalau angkutan online boleh mengambil penumpang di belakang sekolah.

Adi Vivid memberikan contoh lain, yakni angkutan online tidak bil h mengambil penumpang di lobby mall. Namun, ternyata diperbolehkan masuk ke dalam dan mengambil penumpang dari basement mall.

“Ini adalah hal yang positif. Artinya, angkutan konvensional kota Cirebon tidak kaku. Tetapi di kota-kota lain masih kaku,” terangnya saat ditemui awak media di Mapolres Kota Cirebon hari Senin (16/10).

Adi Vivid merasa bangga dengan masyarakat kota Cirebon. Sebab, meskipun ada pelarangan angkutan online di provinsi, tapi tidak ikut meresahkan masyarakat Cirebon, terutama angkutan konvensional dan online. Dia menjelaskan, biasanya angkutan konvensional dan online seperti mendapatkan angin dengan adanya pelarangan dari provinsi, tapi ternyata tidak bergejolak dan sekali.

“Saya sebagai penanggung jawab keamanan kota Cirebon, lebih suka yang seperti itu,” jelasnya.

Untuk mencegah hasutan-hasutan dari luar, Adi Vivid dan jajarannya akan mempertemukan kembali antara angkutan konvensional dan online dengan judul ‘Ngopi Bareng Polisi’. Walikota Cirebon pun ikut diundang.

Menurut Adi, kebijakan dan konsep yang diterapkan di kota Cirebon tidak sepenuhnya bisa juga diterapkan di kota lain. Hal ini dikembalikan kepada kearifan dan keikhlasan masyarakat kota Cirebon yang dari dulu memang sudah begini.

“Kita berharap mendapatkan solusi yang terbaik antara konvensional dan online,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment