Jelang Ramadhan, TPID Pemkot Cirebon Pastikan Stok Pangan Terjaga

- Redaksi

Selasa, 30 April 2019 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Pemkot Cirebon terus berupaya mengontrol harga kebutuhan pokok dan memastikan ketersediaan stok pangan terjaga dengan baik selama bulan Ramadan 2019. Salah satunya lewat kegiatan pasar murah, langkah ini juga diharapkan bisa membuat nilai inflasi stabil.

Keduanya pun memberikan perhatian yang berbeda terhadap kebutuhan pokok yang termasuk menyumbang kenaikan inflasi di Kota Cirebon. Oleh karenanya, saat menggelar pasar murah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasar yakni beras yang dijual seharga Rp9.800/kg, telur ayam dijual seharga Rp20.000/kg, minyak goreng Rp10.500/liter, bawang merah Rp24.000/kg, daging ayam Rp29.000/kg, daging beku Rp75.000/kg, dan terigu yang dikisaran Rp6.500 hingga Rp8.000/kg.

Baca Juga :  Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Yukon Afrinaldo, Kepala Tim Sistem Pembayaran (SP) Pengedaran Uang Rupiah (PUR) dan Keuangan Infklusif Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon mengatakan, tidak semua komoditas yang dijual dalam pasar murah hanya bahan pokok yang menyumbang tingginya inflasi di Kota Cirebon. “Memang tidak semua, kami hanya mengontrol bahan pokok yang mengatrol inflasi,” katanya, Senin (29/4/2019).

Baca Juga :  Indahnya Berbagi di Bulan Suci, BUMN Distribusikan Paket Sembako di Kecamatan Cibitung

Dia menyatakan, konsumsi berlebihan masyarakat menjelang Lebaran sangat berpengaruh terhadap fluktuasi harga bahan pangan. “Pada umumnya menjelang bulan puasa harga-harga cenderung naik, untuk itu kami mengadakan pasar murah agar masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Menurutnya, pasar murah tidak akan digelar satu kali tapi akan menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Jika harga tidak stabil maka titik pasar murah akan diperbanyak. “Tergantung kebutuhan. Kita lihat fluktuasi harga bahan pokok, untuk yang sekarang dan yang akan datang ada lima titik di Kota Cirebon,” ujarnya.

Baca Juga :  Peduli, RSUD Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan dan Pengobatan untuk Warga Terdampak Banjir

Sementara, Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait lainnya yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD) selalu berupaya untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Masyarakat diminta tidak khawatir, karena stok pangan saat ini tersedia.

“Kami akan terus memantau harga-harga kebutuhan pokok terlebih di hari raya. Ketersediaan stok dalam keadaan aman, masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan aksi borong,” ungkapnya. 

(gii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami